Salin Artikel

Perekrutan Pegawai Kontrak Pemerintah, 370 Pemda Telah Tetapkan Formasi

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaiaan Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan, penetapan formasi tersebut untuk 370 pemda yang sudah memastikan ketersediaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Anggaran tersebut nantinya digunakan untuk menggaji para pegawai kontrak pemerintah dalam jangka waktu tertentu ini.

"BKN sedang lakukan verifikasi dan validasi data. Jika verifikasi dan validasi selesai, Kepala BKN akan klik digital signature," kata Ridwan kepada Kompas.com, Selasa (26/3/2019).

Ridwan memaparkan, per Senin (25/3/2019), instansi yang telah mendapatkan digital signature dari Kepala BKN adalah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

Dari total 370 pemda yang telah ditentukan formasinya tersebut, sebanyak 318 pemda masih dalam tahap verifikasi dan validasi. Sedangkan sisanya menunggu proses final instansi.

"Silakan kawan-kawan di 52 Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengklik final, agar kami bisa lakukan verval (verifikasi dan validasi) secepatnya," ujar Ridwan.

Informasi dari akun resmi Twitter BKN, pengumuman seleksi PPPK akan disampaikan melalui situs Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).

Seperti diketahui, proses seleksi PPPK tahun 2019 akan terlaksana dalam dua tahap. Sebelumnya dikabarkan, tahap II rekrutmen pegawai pemerintah dengan sistem kontrak ini akan dilaksanakan seusai Pemilu 2019.

https://nasional.kompas.com/read/2019/03/26/12030701/perekrutan-pegawai-kontrak-pemerintah-370-pemda-telah-tetapkan-formasi

Terkini Lainnya

Resistensi MPR Usai PDI-P Harap Gugatan PTUN Bikin Prabowo-Gibran Tak Dilantik

Resistensi MPR Usai PDI-P Harap Gugatan PTUN Bikin Prabowo-Gibran Tak Dilantik

Nasional
“Presidential Club” Butuh Kedewasaan Para Mantan Presiden

“Presidential Club” Butuh Kedewasaan Para Mantan Presiden

Nasional
Prabowo Dinilai Bisa Bentuk 'Presidential Club', Tantangannya Ada di Megawati

Prabowo Dinilai Bisa Bentuk "Presidential Club", Tantangannya Ada di Megawati

Nasional
Bantah Bikin Partai Perubahan, Anies: Tidak Ada Rencana Bikin Ormas, apalagi Partai

Bantah Bikin Partai Perubahan, Anies: Tidak Ada Rencana Bikin Ormas, apalagi Partai

Nasional
Luhut Minta Prabowo Tak Bawa Orang “Toxic” ke Pemerintahan, Cak Imin: Saya Enggak Paham Maksudnya

Luhut Minta Prabowo Tak Bawa Orang “Toxic” ke Pemerintahan, Cak Imin: Saya Enggak Paham Maksudnya

Nasional
Jawaban Cak Imin soal Dukungan PKB untuk Anies Maju Pilkada

Jawaban Cak Imin soal Dukungan PKB untuk Anies Maju Pilkada

Nasional
[POPULER NASIONAL] Prabowo Ingin Bentuk 'Presidential Club' | PDI-P Sebut Jokowi Kader 'Mbalelo'

[POPULER NASIONAL] Prabowo Ingin Bentuk "Presidential Club" | PDI-P Sebut Jokowi Kader "Mbalelo"

Nasional
Kualitas Menteri Syahrul...

Kualitas Menteri Syahrul...

Nasional
Tanggal 6 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 6 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Prabowo Pertimbangkan Saran Luhut Jangan Bawa Orang 'Toxic' ke Pemerintahan

Prabowo Pertimbangkan Saran Luhut Jangan Bawa Orang "Toxic" ke Pemerintahan

Nasional
Berkunjung ke Aceh, Anies Sampaikan Salam dari Pimpinan Koalisi Perubahan

Berkunjung ke Aceh, Anies Sampaikan Salam dari Pimpinan Koalisi Perubahan

Nasional
Komnas KIPI: Kalau Saat Ini Ada Kasus TTS, Bukan karena Vaksin Covid-19

Komnas KIPI: Kalau Saat Ini Ada Kasus TTS, Bukan karena Vaksin Covid-19

Nasional
Jika Diduetkan, Anies-Ahok Diprediksi Bakal Menang Pilkada DKI Jakarta 2024

Jika Diduetkan, Anies-Ahok Diprediksi Bakal Menang Pilkada DKI Jakarta 2024

Nasional
Jokowi Perlu Kendaraan Politik Lain Usai Tak Dianggap PDI-P

Jokowi Perlu Kendaraan Politik Lain Usai Tak Dianggap PDI-P

Nasional
Kaesang dan Gibran Dianggap Tak Selamanya Bisa Mengekor Jokowi

Kaesang dan Gibran Dianggap Tak Selamanya Bisa Mengekor Jokowi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke