Salin Artikel

Menyoal Perempuan yang Rawan Jadi Alat Politik

Potensi besar itu dimanfaatkan oleh berbagai kekuatan politik untuk mendulang suara. Akibatnya, perempuan kerap dijadikan alat politik dengan iming-iming atau janji politik semu.

"Praktik-praktik yang terjadi seperti itu perempuan seperti dijadikan pendulang suara," ujar Ketua Solidaritas Perempuan Puspa Dewi di Jakarta, Senin (8/1/2018).

Tak cuma jadi pendulang suara, Puspa juga menilai kaum perempuan rawan dimanfaatkan oleh satu kekuatan politik untuk menghancurkan kekuatan politik lainnya.

Misalnya, dengan menghembuskan isu-isu negatif yang menyertakan kaum perempuan seperti isu wanita simpanan.

Organisasi Solidaritas Perempuan mendorong agar para perempuan siap memahami situasi politik, kritis, dan tidak tergiur janji-janji semu para kandidat kepala daerah.

Hal ini dinilai penting agar perempuan tidak masuk ke dalam pusaran kepentingan politik praktis yang justru mengecilkan derajat perempuan itu sendiri.

Menurut Puspa, ada beberapa cara agar perempuan tidak lagi menjadi alat politik. Pertama yaitu dengan mengecek rekam jejak para calon kepala daerah yang maju di Pilkada serentak.

Jangan sampai, kata dia, kaum perempuan memilih calon kepala daerah yang menjanjikan hak-hak perempuan namun ternyata kandidat tersebut justru memiliki kasus kekerasan terhadap perempuan.

"Apakah perempuan mau pemimpin yang melakukan kekerasan kepada perempuan?" kata Puspa.

Sementara itu, cara kedua yaitu meneliti program-program kerja kandidat kepala daerah. kaum perempuan harus bisa memastikan mana kandidat yang memiliki prioritas memperjuangan hak-hak perempuan, misalnya dari sisi kesehatan atau pendidikan.

Meski begitu, diakui Puspa, upaya memberikan edukasi politik kepada perempuan, terutama ibu-ibu, idak mudah. Selain persoalan pendidikan, kondisi sosial ekonomi juga punya pengaruh besar.

Misalnya, lantaran kebutuhan ekonomi, perempuan memilih calon kandidat karena iming-iming rupiah atau bantuan kebutuhan pokok.

Oleh karena itu, kata dia, persoalan itu menjadi tanggung jawab bersama. Tidak hanya organisasi kaum perempuan, namun pemerintah dan pihak-pihak lain yang upaya membebaskan perempuan sebagai alat politik praktis.

https://nasional.kompas.com/read/2018/01/08/18324051/menyoal-perempuan-yang-rawan-jadi-alat-politik

Terkini Lainnya

Demokrat Minta Golkar, Gerindra, PAN Sepakati Usung Khofifah-Emil Dardak di Pilkada Jatim 2024

Demokrat Minta Golkar, Gerindra, PAN Sepakati Usung Khofifah-Emil Dardak di Pilkada Jatim 2024

Nasional
SYL Beli Lukisan Sujiwo Tejo Rp 200 Juta Pakai Uang Hasil Memeras Anak Buah

SYL Beli Lukisan Sujiwo Tejo Rp 200 Juta Pakai Uang Hasil Memeras Anak Buah

Nasional
Anggota Komisi X DPR Haerul Amri Meninggal Saat Kunjungan Kerja

Anggota Komisi X DPR Haerul Amri Meninggal Saat Kunjungan Kerja

Nasional
Polri Desak Kepolisian Thailand Serahkan Fredy Pratama ke Indonesia Jika Tertangkap

Polri Desak Kepolisian Thailand Serahkan Fredy Pratama ke Indonesia Jika Tertangkap

Nasional
Jokowi Sebut 3 Hal yang Ditakuti Dunia, Wamenkeu Beri Penjelasan

Jokowi Sebut 3 Hal yang Ditakuti Dunia, Wamenkeu Beri Penjelasan

Nasional
Soal 'Presidential Club', Djarot PDI-P: Pak Prabowo Kurang Pede

Soal "Presidential Club", Djarot PDI-P: Pak Prabowo Kurang Pede

Nasional
Polri Serahkan Kasus TPPU Istri Fredy Pratama ke Kepolisian Thailand

Polri Serahkan Kasus TPPU Istri Fredy Pratama ke Kepolisian Thailand

Nasional
Evaluasi Arus Mudik, Jokowi Setuju Kereta Api Jarak Jauh Ditambah

Evaluasi Arus Mudik, Jokowi Setuju Kereta Api Jarak Jauh Ditambah

Nasional
Prajurit TNI AL Tembak Sipil di Makassar, KSAL: Proses Hukum Berjalan, Tak Ada yang Kebal Hukum

Prajurit TNI AL Tembak Sipil di Makassar, KSAL: Proses Hukum Berjalan, Tak Ada yang Kebal Hukum

Nasional
Demokrat Tak Keberatan PKS Gabung Pemerintahan ke Depan, Serahkan Keputusan ke Prabowo

Demokrat Tak Keberatan PKS Gabung Pemerintahan ke Depan, Serahkan Keputusan ke Prabowo

Nasional
Polri Tangkap 28.861 Tersangka Kasus Narkoba, 5.049 di Antaranya Direhabilitasi

Polri Tangkap 28.861 Tersangka Kasus Narkoba, 5.049 di Antaranya Direhabilitasi

Nasional
Soal Kekerasan di STIP, Menko Muhadjir: Itu Tanggung Jawab Institusi

Soal Kekerasan di STIP, Menko Muhadjir: Itu Tanggung Jawab Institusi

Nasional
Pertamina Goes To Campus 2024 Dibuka, Lokasi Pertama di ITB

Pertamina Goes To Campus 2024 Dibuka, Lokasi Pertama di ITB

Nasional
Demokrat Sudah Beri Rekomendasi Khofifah-Emil Dardak Maju Pilkada Jawa Timur

Demokrat Sudah Beri Rekomendasi Khofifah-Emil Dardak Maju Pilkada Jawa Timur

Nasional
14 Negara Disebut Akan Ambil Bagian dalam Super Garuda Shield 2024

14 Negara Disebut Akan Ambil Bagian dalam Super Garuda Shield 2024

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke