Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menpora Sebut Jokowi Akan Bertemu Presiden FIFA, Apa yang Dibicarakan?

Kompas.com - 02/11/2019, 19:30 WIB
Bayu Galih

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo saat ini sedang berada di Bangkok, Thailand untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi ke-35 ASEAN.

Namun, Jokowi juga dikabarkan akan bertemu Presiden Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), Gianni Infantino, di Bangkok.

Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Presiden FIFA ingin bertemu Jokowi perihal penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2021.

"FIFA ingin menyampaikan selamat kepada Presiden atas terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021," ujar Amali, dilansir dari Antara, Sabtu (2/11/2019).

Zainudin Amali mendapatkan informasi rencana pertemuan Jokowi dengan Gianni Infantino dari Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Baca juga: Kongres Pemilihan PSSI Diklaim Sudah Diakui FIFA

Kemenpora, menurut Amali, mendapat tugas untuk menyiapkan bahan terkait sepak bola untuk dibicarakan Presiden Jokowi dengan FIFA.

Politisi Partai Golkar itu juga mengatakan bahwa Jokowi berupaya meyakinkan FIFA bahwa sepak bola merupakan olahraga yang sangat digemari di Tanah Air.

Dengan demikian, banyak aspek terkait sepak bola yang bisa dikembangkan di Indonesia.

Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021 setelah unggul atas dua negara lain, yaitu Brasil dan Peru.

Dengan demikian, Indonesia menjadi negara kedua di Asia Tenggara yang menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Malaysia menjadi negara pertama di Asia Tenggara pada 1997.

Adapun, Jokowi dijadwalkan berada di Thailand selama berlangusngnya KTT ke-35 ASEAN pada 2-4 November 2019.

Selama berada di Thailand, Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, serta Menlu Retno Marsudi dan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Soal Kemungkinan Duduki Jabatan di DPP PDI-P, Ganjar: Itu Urusan Ketua Umum

Soal Kemungkinan Duduki Jabatan di DPP PDI-P, Ganjar: Itu Urusan Ketua Umum

Nasional
Kapolda Jateng Disebut Maju Pilkada, Jokowi: Dikit-dikit Ditanyakan ke Saya ...

Kapolda Jateng Disebut Maju Pilkada, Jokowi: Dikit-dikit Ditanyakan ke Saya ...

Nasional
Jokowi dan Prabowo Rapat Bareng Bahas Operasi Khusus di Papua

Jokowi dan Prabowo Rapat Bareng Bahas Operasi Khusus di Papua

Nasional
Kemenhan Ungkap Anggaran Tambahan Penanganan Papua Belum Turun

Kemenhan Ungkap Anggaran Tambahan Penanganan Papua Belum Turun

Nasional
PAN Minta Demokrat Bangun Komunikasi jika Ingin Duetkan Lagi Khofifah dan Emil Dardak

PAN Minta Demokrat Bangun Komunikasi jika Ingin Duetkan Lagi Khofifah dan Emil Dardak

Nasional
Tanggapi Ide 'Presidential Club' Prabowo, Ganjar: Bagus-bagus Saja

Tanggapi Ide "Presidential Club" Prabowo, Ganjar: Bagus-bagus Saja

Nasional
6 Pengedar Narkoba Bermodus Paket Suku Cadang Dibekuk, 20.272 Ekstasi Disita

6 Pengedar Narkoba Bermodus Paket Suku Cadang Dibekuk, 20.272 Ekstasi Disita

Nasional
Budiman Sudjatmiko: Bisa Saja Kementerian di Era Prabowo Tetap 34, tetapi Ditambah Badan

Budiman Sudjatmiko: Bisa Saja Kementerian di Era Prabowo Tetap 34, tetapi Ditambah Badan

Nasional
PAN Ungkap Alasan Belum Rekomendasikan Duet Khofifah dan Emil Dardak pada Pilkada Jatim

PAN Ungkap Alasan Belum Rekomendasikan Duet Khofifah dan Emil Dardak pada Pilkada Jatim

Nasional
Prabowo Hendak Tambah Kementerian, Ganjar: Kalau Buat Aturan Sendiri Itu Langgar UU

Prabowo Hendak Tambah Kementerian, Ganjar: Kalau Buat Aturan Sendiri Itu Langgar UU

Nasional
Tingkatkan Pengamanan Objek Vital Nasional, Pertamina Sepakati Kerja Sama dengan Polri

Tingkatkan Pengamanan Objek Vital Nasional, Pertamina Sepakati Kerja Sama dengan Polri

Nasional
Usul Prabowo Tambah Kementerian Diharap Tak Jadi Ajang 'Sapi Perah'

Usul Prabowo Tambah Kementerian Diharap Tak Jadi Ajang "Sapi Perah"

Nasional
Ganjar Deklarasi Jadi Oposisi, Budiman Sudjatmiko: Kalau Individu Bukan Oposisi, tapi Kritikus

Ganjar Deklarasi Jadi Oposisi, Budiman Sudjatmiko: Kalau Individu Bukan Oposisi, tapi Kritikus

Nasional
Telat Sidang, Hakim MK Kelakar Habis 'Maksiat': Makan, Istirahat, Shalat

Telat Sidang, Hakim MK Kelakar Habis "Maksiat": Makan, Istirahat, Shalat

Nasional
Ditanya Kans Anies-Ahok Duet pada Pilkada DKI, Ganjar: Daftar Dulu Saja

Ditanya Kans Anies-Ahok Duet pada Pilkada DKI, Ganjar: Daftar Dulu Saja

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com