Kamis, 30 Oktober 2014

News / Nasional

Parpol

Tekad PKS Menang di Pilkada Sumsel dan Maluku Utara

Rabu, 20 Maret 2013 | 23:22 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com—  Struktur dan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan bekerja dengan kekuatan penuh dalam Pemilihan Kepala Daerah yang akan digelar di berbagai provinsi pada tahun ini.

Dua di antara provinsi yang akan menggelar Pemilukada adalah di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada bulan Juni dan Maluku Utara pada bulan Juli tahun 2013.

"Gas penuh dari mesin PKS untuk Sumsel dan Maluku Utara (Malut) agar calon yang kita usung menang," ujar Presiden DPP PKS Muhammad Anis Matta, Rabu (20/3/2013), seusai menerima calon yang diusung PKS di kedua provinsi tersebut.

Anis Matta menyatakan, kepentingan PKS memenangkan Pilkada adalah untuk mewujudkan visi menyejahterakan rakyat dan menghadirkan keadilan yang lebih merata.

Ia meyakini calon yang diusung PKS adalah calon yang kompeten dan disukai masyarakat untuk nantinya bisa mewujudkan visi tersebut. Di Provinsi Sumsel, PKS mengusung pasangan Iskandar Hasan dan Ahmad Hafisz Tohir sebagai calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub).

Sementara di Maluku Utara, PKS mengusung Abdul Gani Kasuba, yang juga kader PKS, sebagai cagub didampingi Muhammad Natsir Thaib sebagai cawagub.

Kedua pasangan cagub-cawagub tersebut datang ke kantor DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, untuk meminta restu dan berkonsultasi dengan jajaran pimpinan PKS sebelum masa kampanye cagub-cawagub dimulai di kedua provinsi tersebut.

Iskandar Hasan, Kapolda Sumsel yang mengundurkan diri untuk maju Pilkada dan Ahmad Hafisz Tohir, dalam Pilkada Sumsel diusung oleh koalisi PKS, PAN, dan PBR.

Sementara Abdul Gani Kasuba, petahana Gubernur Malut, dan M Natsir Thaib, mantan Bupati Halmahera Timur, diusung koalisi PKS, PKB, PKPI, PPRN, dan Partai Republikan.

Anis Matta mengharapkan pasangan cagub-cawagub yang diusung PKS dapat menyampaikan visi pembangunan yang mengutamakan kepentingan rakyat dan upaya memajukan provinsi dalam kinerja yang terukur untuk tercapainya kesejahteraan rakyat.

"Agregasi kepentingan pemilih pemula juga perlu diperhatikan, karena mereka membutuhkan pemimpin yang bisa mengerti kebutuhan masa kini dan masa depan, yang adalah kepentingan kaum muda," ujar Anis.


Penulis: Imam Prihadiyoko
Editor : Tjahja Gunawan Diredja