Selasa, 23 September 2014

News / Travel

Hotel Bujet Makin Dinikmati Pelancong

Rabu, 19 September 2012 | 14:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Hotel bujet makin diminati para pelancong karena harganya yang relatif rendah. Hal ini dianggap suatu peluang usaha besar untuk jaringan hotel berbujet seperi favehotel.

Setelah minggu lalu meluncurkan favehotel Kemang, di Jakarta Selatan, kini favehotel hadir di Pasar Baru, Jakarta Pusat. Kawasan Pasar Baru dinilai strategis karena berdekatan dengan tempat wisata, pusat perbelanjaan dan kantor-kantor pemerintahan.

"Wisatawan Indonesia memilih hotel berdasarkan lokasinya, yang berdekatan dengan tempat wisata." kata Nobert Vas, Wakil Presiden Penjualan dan Pemasaran Aston Internasional, Senin (17/9/2012).

Sementara General Manager favehotel Pasar Baru, Abdurrahman, mengatakan favehotel Pasar Baru merupakan hotel ke-13 yang dibangun di Indonesia dan Malaysia.

Menurut Nobert, perkembangan kelas menengah di Indonesia khususnya di Jakarta menjadi salah satu alasan maraknya pembangunan hotel bujet. "Kelas menengah di Indonesia peningkatannya sangat tinggi, pada tahun 2011 mencapai 50 juta orang dan diperkirakan tahun 2014 meningkat menjadi 150 juta," kata Nobert.

Nobert menambahkan, masyarakat kini cenderung stylist dan mencari penginapan yang bergengsi. Selain itu, dalam pemilihan hotel, yang pertama kali yang dilihat adalah keamanan dan kebersihan.

"Selain aman dan bersih, orang akan mencari 3B di hotel, yaitu bed, bath, dan breakfast. Ketiganya terpenuhi, mereka akan puas," ujarnya.

Manajemen favehotel akan terus mengembangkan jaringannya di Indonesia melihat potensi wisata Indonesia yang sangat tinggi. "Dengan mengusung konsep fun, fresh, dan friendly, favehotel selalu mendapatkan peringkat bagus untuk hotel bujet di wilayahnya," tambah Nobert.


Penulis: Fitri Prawitasari
Editor : I Made Asdhiana