Senin, 20 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 20 Mei 2013 | 21:03 WIB
Oknum Anggota TNI Buang Kamera Wartawan
Penulis : Fabian Januarius Kuwado | Kamis, 21 Juni 2012 | 19:52 WIB
|
Share:
Oknum Anggota TNI Buang Kamera WartawanKompas.com/Robertus BellarminusPesawat Fokker 27, Kamis (21/6/2012), jatuh ke perumahan warga, dekat persawahan, kompleks perumahan Rajawali TNI AU di jalan branjangan 1, RT 03 RW 10, daerah Halim Perdana kusuma, Jakarta Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang oknum anggota TNI membuang kamera serta SD card dua wartawan elektronik yang sedang meliput jatuhnya pesawat Fokker-27 di Jl. Branjangan, RT 11, RW 10, Komplek Rajawali, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Radika Kurniawan, dari Kompas TV, menjadi salah satu korban. SD card kamera videonya diambil paksa oleh anggota TNI dan dibuang. Padahal, letak ia dan beberapa wartawan lainnya, berada lebih dari 500 meter dari lokasi.

"Saya lagi ngambil gambar di persawahan, tiba-tiba datang aparat, kamera saya diambil dan SD cardnya dibuang ke sawah," ujarnya kepada Kompas.com, Kamis (21/6/2012).

Perlakuan serupa juga dialami Urip Arpan, kontributor Beritasatu yang bertugas di Jakarta Timur. Kamera videonya dibuang oleh anggota TNI saat sedang mengambil gambar bongkahan pesawat latih yang jatuh di rumah warga.

"Tadi saya baru ambil gambar di lokasi kejadian, tapi tahu-tahu didekati anggota TNI AU dan pita kaset saya langsung dirusak. Ngomongnya kasar, saya kecewa," ujar Urip.

Sebelumnya diberitakan, pesawat latih TNI Angkatan Udara (AU), Fokker-27 dengan nomor registrasi 2708 yang bermuatan tujuh awak, jatuh di perumahan warga Komplek Rajawali, Halim Perdana Kusuma menewaskan seluruh awak dan 3 orang warga setelah menabrak sejumlah rumah.

Editor :
Tri Wahono