Kamis, 27 November 2014

News / Internasional

Amnesti: Suriah Lakukan Kejahatan Kemanusiaan

Kamis, 14 Juni 2012 | 16:37 WIB

Terkait

DAMASKUS, KOMPAS.com - Amnesti Internasional menuduh Suriah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dengan menghukun warga yang mendukung pemberontak.

Organisasi hak asasi manusia yang berpusat di London, Inggris, itu meminta respons internasional setelah mengklaim memiliki bukti baru bahwa para korban, termasuk anak-anak, diseret dari rumah-rumah mereka dan ditembak mati oleh tentara. Dalam beberapa kasus, mayat mereka kemudian dibakar.

"Bukti baru yang sangat memprihatinkan dari sebuah pola pelanggaran serius yang terorganisir menunjukkan perlunya aksi internasional yang tegas," kata Donatella Rovera, mewakili Amnesti, dalam satu laporan setebal 70 halaman yang berjudul "Deadly Reprisal" (Pembalasan Mematikan).

Kelompok advokasi HAM itu mewawancarai warga-warga dari 23 kota dan desa di seluruh Suriah dan mengambil kesimpulan bahwa aparat dan milisi pemerintah melakukan "pelanggaran serius HAM dan pelanggaran serius hukum internasional kemanusiaan dari kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang."

Laporan tersebut dirilis sehari setelah pemerintah Suriah mengatakan telah "membersihkan teroris" dari Al-Haffe, sebuah kawasan Sunni di barat laut Suriah yang selama ini menjadi benteng bagi pemberontak Tentara Pembebasan Suriah (FSA). Para pemantau juga melaporkan bahwa lebih dari 80 orang terbunuh sejak Rabu.

Pemantau Hak Asasi Manusia Suriah melaporkan, lebih dari 14.000 orang dalam pemberontakan melawan Presiden Bashar al-Assad yang telah berlangsung selama 15 bulan ini. Sebagian besar korban adalah warga sipil, menurut organisasi tersebut.


Editor : Kistyarini
Sumber: