Sabtu, 25 Oktober 2014

News / Bisnis & Keuangan

Wall Street Ditutup Turun

Rabu, 21 Maret 2012 | 07:18 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com — Saham-saham di Wall Street membukukan kerugian moderat pada Selasa (20/3/2012) waktu setempat (Rabu pagi WIB), di tengah kekhawatiran tentang pendinginan pertumbuhan ekonomi di China dan data bervariasi pada sektor konstruksi perumahan AS yang bermasalah.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 68,94 poin (0,52 persen) menjadi berakhir pada 13.170,19. Indeks S&P 500 kehilangan 4,23 poin (0,30 persen) menjadi 1.405,52, sedangkan indeks komposit teknologi berat Nasdaq berkurang 4,17 poin (0,14 persen) menjadi 3.074,15.

Kemerosotan Wall Street menggemakan kerugian di pasar ekuitas Eropa dan Asia, setelah raksasa pertambangan BHP Billiton Australia pada Selasa memperingatkan bahwa permintaan bijih besi China tampaknya datar, meningkatkan kekhawatiran pertumbuhan di ekonomi terbesar kedua dunia itu.

"Kekhawatiran pertumbuhan China didorong oleh BHP Billiton yang mencatat sebuah perlambatan permintaan baja dari China dan sebuah kelompok industri China memperingatkan tentang penjualan mobil di negara itu," kata analis Charles Schwab.

Sementara itu, sebuah laporan Departemen Perdagangan AS yang bervariasi menunjukkan "housing start" (jumlah unit perumahan yang pembangunannya dimulai setiap bulan) turun 1,1 persen pada Februari dari lonjakan kuat pada Januari, sementara izin mendirikan bangunan naik ke tingkat tertinggi pada 2008.

Pada Senin, Dow ditutup sedikit lebih tinggi, tetapi S&P 500 dan Nasdaq naik ke tertinggi baru multitahun, sebagian terangkat oleh berita tentang rencana pembagian dividen besar dan pembelian kembali saham oleh Apple. Saham Apple, yang ditutup di atas 600 dollar AS untuk pertama kalinya pada Senin, menguat 0,8 persen menjadi 605,96 dollar AS.
    
Dalam Dow, Alcoa turun 1,5 persen, sementara Caterpillar merosot 2,6 persen setelah penjualan yang mengecewakan Wall Street. Sementara Walt Disney Company tergelincir 0,5 persen setelah memperingatkan box-office, film fantasi petualangan John Carter gagal, diperkirakan akan kehilangan 200 juta dollar AS.

Perhiasan kelas atas Tiffany & Company berbinar, sahamnya melompat 6,7 persen setelah melaporkan pendapatan kuartalan yang kuat.

CVR Energy turun 2,0 persen menjadi 26,55 dollar AS. Perusahaan itu menolak investor AS Carl Icahn yang tidak meminta penawaran tender 30 dollar AS per saham pada Senin.


Editor : Erlangga Djumena
Sumber: