Rabu, 3 September 2014

News / Regional

Penipuan

Tiga CPNS Tertipu, Puluhan Juta Melayang

Selasa, 24 Mei 2011 | 22:43 WIB

SIDRAP, KOMPAS.com — Lagi-lagi penipuan calon pegawai negeri sipil. Kali ini penipuan menimpa tiga tenaga honorer di lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Dengan modus mencatut nama Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sidrap Hijas SH, oknum penipu menjanjikan kelulusan agar mulus menyandang status PNS.

Tiga korban harus gigit jari lantaran sudah menyerahkan puluhan juta rupiah kepada oknum penipu, yakni honorer di Kelurahan Manisa, Kecamatan Baranti. Kepala Kelurahan Manisa Husain, Selasa (24/5/2011), mengatakan, pihaknya dimintai dana sebesar Rp 39 juta oleh oknum penipu yang mengaku dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Dana tersebut, masing-masing Rp 13 juta dari tiap tenaga honorer, disebutkan untuk melicinkan proses pengurusan menjadi CPNS.

"Ada tiga tenaga honorer kami yang selama ini aktif mengabdikan diri. Oknum penipu menjanjikan kemudahan untuk ketiganya menjadi CPNS jika memberi uang Rp 13 juta. Kami percaya saja dan langsung mentransfer dana ke rekening oknum tersebut," lanjutnya.

Kepala BKD Kabupaten Sidrap Hijas SH mengakui adanya laporan terkait oknum, yang mencatut BKD, yang menjanjikan kelulusan bagi honorer pada kategori dua, dengan imbalan uang hingga puluhan juta rupiah.

Pencatutan nama BKD tersebut, kata Hijas, ikut merugikan pihaknya karena berakibat pada buruknya citra BKD. "Ada beberapa laporan terkait penipuan honorer yang kami terima. Hal tersebut merusak citra BKD," katanya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Sidrap H Ruslan sangat menyayangkan terjadinya kasus penipuan yang menimpa sejumlah tenaga honorer. Padahal, pihaknya sudah kerap mengeluarkan surat edaran terkait warning terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang.

Menyikapi penipuan terhadap tiga tenaga honorer di Kelurahan Manisa, Pemkab Sidrap akan kembali mengeluarkan edaran agar menindak oknum siapa pun yang mengatasnamakan BKD atau pemerintah derah, yang menjanjikan kelulusan, khususnya tenaga honorer kategori satu dan dua, dengan imbalan uang.

"Kebijakan penerimaan CPNS, baik umum maupun tenaga honorer, untuk formasi 2011 masih menunggu juknis dari pemerintah pusat dan akan diumumkan secara terbuka kepada masyarakat luas," kata Ruslan.


Editor : Benny N Joewono