Sri Mulyani Yakin Indonesia Lewati Zona Kontraksi Ekonomi dan Atasi Covid-19

Kompas.com - 01/10/2020, 12:24 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Kamis (30/1/2020). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, perekonomian Indonesia mulai menunjukkan pemulihan pada kuartal ketiga.

Hal tersebut disampaikan Sri Mulyani dalam peluncuran program santriprenuer berbasis kelapa sawit Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia secara daring, Kamis (1/10/2020).

Pemulihan tersebut terjadi, dikarenakan sebelumnya pada kuartal kedua, kontraksi ekonomi Indonesia mencapai 5,3 persen.

"Pada kuartal kedua, ekonomi kontraksi 5,3 persen. Kita sudah mulai menunjukkan pemulihan pada kuartal ketiga," ujar Sri Mulyani.

Baca juga: IDI: Kegiatan di Puskesmas dan Posyandu Menurun, Masyarakat Khawatir Tertular Covid-19

Ia pun berharap, pemulihan ekonomi ini dapat terus dijaga.

Dengan demikian, kata dia, maka Indonesia pun bisa melewati zona kontraksi ekonomi akibat pandemi Covid-19.

"Kita berharap pemulihan ini akan terus dijaga sehingga Indonesia bisa melewati zona kontraksi dan sekaligus melewati dan menangani Covid-19," kata Sri Mulyani.

Lebih jauh Sri Mulyani mengatakan, pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia membuat kontraksi ekonomi terjadi di sejumlah negara.

Saat ini, di seluruh dunia sudah lebih dari 33,8 juta orang yang mengalami positif Covid-19 dengan tingkat kematian mencapai di atas 1 juta.

Baca juga: Ketua MPR: Pemulihan Ekonomi Bergantung pada Pengendalian Covid-19

Pandemi tersebut, kata dia, memberikan dampak luar biasa kepada seluruh kehidupan masyarakat perekonomian dan keuangan.

"Banyak ekonomi dunia yang mengalami kontraksi sangat dalam akibat pandemi ini, karena untuk menangani Covid-19 perlu dilakukan langkah-langkah di bidang kesehatan yang memiliki dampak besar terhadap sosial ekonomi," kata dia.

Hal itu pula, kata dia, yang menjadi pusat perhatian pemerintah untuk bisa menangani Covid-19 maupun dampak sosial ekonominya.

Sejauh ini, kata dia, sudah sebesar Rp 700 triliun dianggarkan pemerintah untuk menangani Covid-19 yang meliputi bidang kesehatan dan sosial ekonomi.

"Hampir Rp 700 triliun anggaran pemerintah untuk menangani Covid-19 ini. Dari bidang kesehatan melindungi lebih dari 60 juta penduduk Indonesia melalui bantuan sosial, dukungan kepada UMKM maupun dunia usaha agar mereka mampu bertahan dan bisa aktif kembali," kata dia.

Baca juga: Ketua Satgas PEN: Kesehatan yang Utama, Ekonomi Menyusul

Oleh karena itu, pihaknya pun akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder agar perekonomian Indonesia bisa bangkit kembali.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gantikan Luhut, Mentan Syahrul Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim

Gantikan Luhut, Mentan Syahrul Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim

Nasional
Polri Nilai Deklarasi Benny Wenda Bentuk Provokasi dan Propaganda

Polri Nilai Deklarasi Benny Wenda Bentuk Provokasi dan Propaganda

Nasional
85 Pekerja Migran Indonesia di Taiwan Positif Covid-19, Kepala BP2MI: Masalah Serius

85 Pekerja Migran Indonesia di Taiwan Positif Covid-19, Kepala BP2MI: Masalah Serius

Nasional
Dilaporkan Putri Kalla ke Polisi, Ferdinand Hutahaean: Saya Tak Pernah Serang Dia atau Keluarganya

Dilaporkan Putri Kalla ke Polisi, Ferdinand Hutahaean: Saya Tak Pernah Serang Dia atau Keluarganya

Nasional
Anggota KY Tanya Yanto Yunus soal Motivasi Jadi Hakim MA di Usia 30 Tahun

Anggota KY Tanya Yanto Yunus soal Motivasi Jadi Hakim MA di Usia 30 Tahun

Nasional
Ini 18 Nama Calon Anggota Ombudsman 2021-2026 yang Diserahkan Jokowi ke DPR

Ini 18 Nama Calon Anggota Ombudsman 2021-2026 yang Diserahkan Jokowi ke DPR

Nasional
Diduga Ada Kekerasan, Amnesty Sebut Polisi Gunakan Tongkat Hingga Kayu Saat Amankan Unjuk Rasa UU Cipta Kerja

Diduga Ada Kekerasan, Amnesty Sebut Polisi Gunakan Tongkat Hingga Kayu Saat Amankan Unjuk Rasa UU Cipta Kerja

Nasional
Putri Jusuf Kalla Laporkan Ferdinand Hutahaean dan Rudi S Kamri ke Bareskrim

Putri Jusuf Kalla Laporkan Ferdinand Hutahaean dan Rudi S Kamri ke Bareskrim

Nasional
Presiden Jokowi Terima 18 Nama Calon Anggota Ombudsman RI

Presiden Jokowi Terima 18 Nama Calon Anggota Ombudsman RI

Nasional
BP2MI: Taiwan Hentikan Sementara Penempatan Pekerja Migran Indonesia

BP2MI: Taiwan Hentikan Sementara Penempatan Pekerja Migran Indonesia

Nasional
Pakar Hukum Internasional: Klaim Benny Wenda Tak Berdasar

Pakar Hukum Internasional: Klaim Benny Wenda Tak Berdasar

Nasional
KPK Geledah Rumah Dinas Edhy Prabowo di Widya Chandra

KPK Geledah Rumah Dinas Edhy Prabowo di Widya Chandra

Nasional
Dokter Ungkap Biaya Perawatan Jaksa Pinangki Capai Rp 100 Juta Per Tahun

Dokter Ungkap Biaya Perawatan Jaksa Pinangki Capai Rp 100 Juta Per Tahun

Nasional
Penyidik Dihalangi Saat Beri Surat Panggilan ke Rizieq Shihab, Polri Singgung soal Sanksi

Penyidik Dihalangi Saat Beri Surat Panggilan ke Rizieq Shihab, Polri Singgung soal Sanksi

Nasional
Mendagri Minta Pemerintah Daerah Evaluasi APBD Tahun 2020

Mendagri Minta Pemerintah Daerah Evaluasi APBD Tahun 2020

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X