Kompas.com - 23/06/2014, 16:54 WIB
Anggota DPR, Ruhut Sitompul, keluar dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, setelah diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pusat olahraga Hambalang dengan tersangka mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Rabu (12/3/14). KOMPAS/HERU SRI KUMOROAnggota DPR, Ruhut Sitompul, keluar dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, setelah diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pusat olahraga Hambalang dengan tersangka mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Rabu (12/3/14).
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com — Juru bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, berkeras bahwa dukungannya kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla sudah direstui Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono.

Pernyataan Ruhut sekaligus menepis pernyataan Ketua Fraksi Demokrat di DPR RI, Nurhayati Ali Assegaf, yang membantah klaim Ruhut. "Tanya Pak SBY. Saya sudah ketemu (SBY) kok," ujar Ruhut kepada wartawan di Kompleks Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/6/2014).

Terkait pernyataan Nurhayati yang menyebut SBY sedang berada di Fiji, Ruhut menganggap Nurhayati tidak mengetahui jadwal SBY. Ruhut pun meminta kepada Nurhayati untuk memeriksa jadwal kegiatan Presiden RI itu. "Cek Pak SBY main golf beberapa hari yang lalu. Ruhut ketemu enggak?" ucapnya.

Sebelumnya, Ruhut berencana akan mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi-JK di Restoran Horapa, Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 31, Menteng, Jakarta Pusat, pada pukul 19.00 WIB nanti. Ruhut mengaku, dukungannya tersebut mendapat restu Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono.

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR RI, Nurhayati Ali Assegaf, membantah bahwa dukungan Ruhut Sitompul kepada pasangan calon presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla telah direstui SBY.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.