Kompas.com - 16/08/2013, 01:23 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto memberikan keterangan tentang razia airsoft gun yang dilakukan pada Rabu, (14/8/2013) di Mapolda Metro Jaya, Kamis (15/8/2013). Kompas.com/ Dian FathKabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto memberikan keterangan tentang razia airsoft gun yang dilakukan pada Rabu, (14/8/2013) di Mapolda Metro Jaya, Kamis (15/8/2013).
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 157 pucuk airsoft gun ilegal yang disita dari empat toko airsoft gun di Jakarta Pusat dan Depok oleh aparat Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya memiliki kemiripan dengan senjata api asli.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, tingkat kemiripan airsoft gun dan senjata api asli mencapai 95 persen.

"Sangat mirip dengan senjata aslinya. Karenanya, sangat mudah disalahgunakan. Jadi, peredarannya memang diatur dan tidak sembarangan. Jadi, di beberapa kasus kejahatan perampokan, airsoft gun digunakan untuk menodong dan menakuti korbannya," ujar Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (15/8/2013).

Rikwanto kemudian mencontohkan perbandingan antara senjata api laras panjang karabin M-4 dan airsoft gun laras panjang yang mirip M-4.

"Lihat saja kemiripannya. Kalau tidak diteliti, semua bentuk, sampai beratnya hampir serupa," kata Rikwanto.

Perbedaan utama antara airsoft gun dan senjata api berpeluru tajam, menurut Rikwanto, ada pada pelurunya. Senjata asli berpeluru tajam, sedangkan airsoft gun pelurunya berbahan plastik padat atau gotri (besi padat).Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Amphuri Sambut Baik Kebijakan Arab Saudi soal Syarat Penyelenggaraan Umrah

Amphuri Sambut Baik Kebijakan Arab Saudi soal Syarat Penyelenggaraan Umrah

Nasional
Puan: Indonesia Harus Siap Siaga Cegah Corona Varian Omicron

Puan: Indonesia Harus Siap Siaga Cegah Corona Varian Omicron

Nasional
UPDATE: Sebaran 176 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

UPDATE: Sebaran 176 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

Nasional
Kopassus-Brimob Bentrok akibat Rokok, Polda Papua: Tindakan Disiplin Tetap Dilakukan

Kopassus-Brimob Bentrok akibat Rokok, Polda Papua: Tindakan Disiplin Tetap Dilakukan

Nasional
UPDATE 29 November: Vaksinasi Covid-19 Baru 45,65 Persen dari Target Herd Immunity

UPDATE 29 November: Vaksinasi Covid-19 Baru 45,65 Persen dari Target Herd Immunity

Nasional
Antisipasi Varian Omicron, PPP Minta Pemerintah Awasi Dugaan Mafia Karantina

Antisipasi Varian Omicron, PPP Minta Pemerintah Awasi Dugaan Mafia Karantina

Nasional
Komnas HAM Minta Kemenkominfo Evaluasi Pejabat KPI Pusat

Komnas HAM Minta Kemenkominfo Evaluasi Pejabat KPI Pusat

Nasional
Cegah Varian Omicron, Ketua DPR Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Karantina

Cegah Varian Omicron, Ketua DPR Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Karantina

Nasional
Antisipasi Kenaikan Covid-19 Saat Nataru, Polri Dirikan Pos Pengamanan dan Pelayanan

Antisipasi Kenaikan Covid-19 Saat Nataru, Polri Dirikan Pos Pengamanan dan Pelayanan

Nasional
Sudah 10 Hari Angka Kesembuhan Covid-19 Ada di Puncaknya, Satgas Nilai Ini Kondisi Rawan

Sudah 10 Hari Angka Kesembuhan Covid-19 Ada di Puncaknya, Satgas Nilai Ini Kondisi Rawan

Nasional
UPDATE: 233.863 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE: 233.863 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
UPDATE 29 November: Total Ada 143.819 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 29 November: Total Ada 143.819 Pasien Covid-19 Meninggal

Nasional
Khawatir Omicron Muncul di Indonesia, Gus Muhaimin Minta Akses Masuk WNA Ditutup

Khawatir Omicron Muncul di Indonesia, Gus Muhaimin Minta Akses Masuk WNA Ditutup

Nasional
UPDATE 29 November: Ada 3.272 Suspek Covid-19 di Tanah Air

UPDATE 29 November: Ada 3.272 Suspek Covid-19 di Tanah Air

Nasional
UPDATE 29 November: Ada 7.960 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 29 November: Ada 7.960 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.