Hamil 3 Bulan, Istri Terduga Teroris Dijaga Warga

Kompas.com - 09/06/2013, 13:49 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

MAKASSAR, KOMPAS.com - Pasca-penangkapan terduga teroris, Farouk (25) oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror (AT), warga Perumahan Permata Sudian Raya, menjaga istri Imam Masjid Al Musabbihin. Warga komplek terus berdatangan ke tempat tinggal Farouk untuk menemani istrinya, Fitri yang tengah hamil 3 bulan.

Silih berganti warga berdatangan membawakan makanan untuk Fitri. Belum diketahui pasti Farouk dibawa ke mana oleh Densus 88 AT. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian.

Pihak kepolisian juga masih berjaga-jaga di Blok H2 No 11, kompleks perumahan tersebut. Padahal, penangkapan Farouk berlangsung pada Minggu (09/06/2013), sekitar pukul 03.00 Wita.

Selain menjadi imam masjid, Farouk dan istrinya juga mengajar baca Al Qiram di Masjid Al Musabbihin. Di rumah milik Andi Badaruddin, pensiunan PNS, Farouk tinggal secara gratis selama dua tahun.

Dari keterangan warga sekitar, tidak ada yang mencurigakan dari gerak gerik Farouk dan istrinya. Termasuk di rumahnya itu, tidak ada orang-orang yang mencurigakan pernah masuk. Farouk bahkan akrab dengan tetangga dan biasa gotong royong serta suka membantu orang.

Farouk berasal dari Bima datang ke Makassar. Dia sering menginap di Masjid Al Musabbihin dan mengajar mengaji. Di situlah Farouk bertemu dengan Badaruddin dan diberi tempat tinggal gratis.

Kronologis penangkapan Farouk hingga kini juga belum diketahui persis. Hanya sandal dan kopiahnya saja ditemukan di jalanan antara Masjid Al Musabbihin dengan rumahnya yang berjarak sekitar 100 meter.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X