Dianggap Lalai dalam Kasus Aiptu Labora, Kapolres Raja Ampat Dicopot

Kompas.com - 28/05/2013, 03:28 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

TIMIKA, KOMPAS.com — Diduga terkait kasus Aiptu Labora Sitorus, tersangka kasus BBM dan kayu ilegal serta dugaan pencucian uang, Kepala Kepolisian Resor Raja Ampat AKBP Taufik Irpan dicopot dari jabatannya. Dalam pergantian yang dilakukan di Mapolda Papua, Senin (27/5/2013) siang, posisi Kapolres Raja Ampat diserahterimakan kepada AKBP Bhartolomeus Meison Sagala. Sementara itu, Irpan selanjutnya menjadi perwira menengah di Polda Papua.

Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Tito Karnavian mengatakan, pergantian Kapolres Raja Ampat memang terkait dengan kasus Labora. Meski demikian, pergantian juga dilakukan karena Irpan sudah menempati jabatannya selama dua tahun.

Menurut Tito, Kapolres Raja Ampat diganti karena dianggap lalai dalam tanggung jawab manajerial sebagai pimpinan terkait kasus Labora. Sebagai pimpinan, kata dia, Kapolres Raja Ampat seharusnya menjelaskan kepada bawahannya soal PP No 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri.

"Berbisnis BBM dan kayu, seyogianya bisa jadi pertimbangan dengan PP tersebut sebagai batasan. Terlepas dari usahanya sementara ini dianggap legal, tapi potensi ilegal juga ada," ungkap Tito. Menurut dia, Kapolres Raja Ampat sebagai seorang pimpinan seharusnya melakukan pengawasan melekat, apalagi jabatan itu sudah diemban dua tahun. "Ini juga yang menjadi evaluasi menarik yang bersangkutan ke Polda Papua," ujar Tito.

Selain mengganti Kapolres Raja Ampat, Polda Papua juga melakukan rotasi jabatan untuk Kapolresta Sorong. AKPB Gatot Aris digantikan oleh AKBP Harry Goldenhardt. Pergantian dilakukan pula untuk Kapolres Waropen; dari AKBP Bhartolomeus Sagala, diserahterimakan kepada AKBP Dicky Hermansyah. Aris selanjutnya menempati jabatan baru sebagai Wadir Lantas Polda Papua. Polda Papua pada pekan lalu juga mengganti Kapolres Mappi, Asmat, dan Jayawijaya.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    2 Polisi di Aceh Diperiksa, Diduga Aniaya Pria dengan Gangguan Jiwa

    2 Polisi di Aceh Diperiksa, Diduga Aniaya Pria dengan Gangguan Jiwa

    Nasional
    Jubir Pemerintah: Sekali Lagi, Proses Penularan Corona Masih Terjadi

    Jubir Pemerintah: Sekali Lagi, Proses Penularan Corona Masih Terjadi

    Nasional
    Pemerintah Ajak Masyarakat Tinggalkan Cara Berpikir Sebelum Wabah Covid-19

    Pemerintah Ajak Masyarakat Tinggalkan Cara Berpikir Sebelum Wabah Covid-19

    Nasional
    Ini Data Sebaran Pasien Covid-19 yang Meninggal, Jatim Tertinggi Setelah Jakarta

    Ini Data Sebaran Pasien Covid-19 yang Meninggal, Jatim Tertinggi Setelah Jakarta

    Nasional
    Pemerintah: Kita Tak Bisa Kembali ke Kondisi Normal, Kita Harus Buat Paradigma Baru

    Pemerintah: Kita Tak Bisa Kembali ke Kondisi Normal, Kita Harus Buat Paradigma Baru

    Nasional
    Jangan Ada Ruang untuk Saling Mengeluh dan Menyalahkan di Tengah Pandemi...

    Jangan Ada Ruang untuk Saling Mengeluh dan Menyalahkan di Tengah Pandemi...

    Nasional
    Jubir Pemerintah: Belum Ada Vaksin Covid-19, Jangan Sampai Tertular!

    Jubir Pemerintah: Belum Ada Vaksin Covid-19, Jangan Sampai Tertular!

    Nasional
    248.555 Spesimen Sudah Diperiksa, Pemerintah: Kita Tes secara Masif dan Tracing secara Agresif

    248.555 Spesimen Sudah Diperiksa, Pemerintah: Kita Tes secara Masif dan Tracing secara Agresif

    Nasional
    Sebaran Pasien Covid-19 Sembuh di Indonesia, Penambahan Tertinggi di Jatim

    Sebaran Pasien Covid-19 Sembuh di Indonesia, Penambahan Tertinggi di Jatim

    Nasional
    Ini Sebaran 22.271 Kasus Covid-19 Indonesia, DKI Jakarta 6.634 Kasus

    Ini Sebaran 22.271 Kasus Covid-19 Indonesia, DKI Jakarta 6.634 Kasus

    Nasional
    526 Kasus Baru Covid-19 di 26 Provinsi, Jakarta, Jatim, dan Papua Tertinggi

    526 Kasus Baru Covid-19 di 26 Provinsi, Jakarta, Jatim, dan Papua Tertinggi

    Nasional
    Hingga 24 Mei, Sudah 248.555 Spesimen Diperiksa untuk Covid-19

    Hingga 24 Mei, Sudah 248.555 Spesimen Diperiksa untuk Covid-19

    Nasional
    Hingga 24 Mei, Ada 42.551 ODP dan 11.389 PDP Covid-19 di Indonesia

    Hingga 24 Mei, Ada 42.551 ODP dan 11.389 PDP Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    Menkes Terbitkan Panduan Mitigasi Covid-19 di Tempat Kerja Jelang New Normal

    Menkes Terbitkan Panduan Mitigasi Covid-19 di Tempat Kerja Jelang New Normal

    Nasional
    Hingga 24 Mei, Total Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 1.372 Orang

    Hingga 24 Mei, Total Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 1.372 Orang

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X