Kompas.com - 18/05/2013, 14:07 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

DOBO, KOMPAS.com — Buntut dari penganiayaan dua jaksa oleh preman Bupati Aru, Kejari Dobo melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Aru. Laporan dilakukan seketika setelah kejadian.

"Usai kejadian itu, Pak Kejari langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Aru," kata Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Maluku Natsir Hamzah kepada Kompas com, Sabtu (18/5/2013) siang.

Dua jaksa yang menjadi korban penganiayaan adalah Kepala Seksi Intel Kejari Dobo Muhammad Kasad dan jaksa Hiras Silabun. Mereka dianiaya karena mengintai kegiatan Bupati Aru Teddy Tengko yang menjadi terdakwa kasus korupsi di kantornya.

Jaksa Hiras Silabun dilaporkan menderita luka bacok serius di bagian belakang kepala dengan kedalaman luka sedalam lima sentimeter. Namun, Natsir membantahnya. Menurut dia, kedua jaksa hanya mengalami luka-luka karena dianiaya. Mereka langsung dilarikan ke RSUD Dobo untuk mendapatkan pertolongan medis.

Upaya jaksa untuk menangkap Teddy Tengko sebenarnya sudah dilakukan berkali-kali, tetapi gagal. Terakhir, tim Kejati Maluku nyaris menangkap Teddy Tengko di Bandara Soekarno-Hatta pada dua bulan lalu. Namun, karena dihalang-halangi preman, proses eksekusi kembali gagal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.