Kompas.com - 22/03/2013, 13:41 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) enggan berkomentar soal pelemahan nilai tukar rupiah selama sepekan ini. Apalagi pelemahan tersebut dikaitkan dengan isu kudeta untuk menggulingkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada demo Senin (25/3/2013).

"Pelemahan rupiah ini wajar saja. Tadi pagi sempat menguat, cuma siang ini melemah kembali. Kalau pelemahannya sampai 200 poin, baru BI antisipasi," kata Kepala Biro Humas BI Difi A Johansyah saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (22/3/2013).

Namun saat ditanya, apakah pelemahan rupiah selama sepekan ini turut dipengaruhi karena adanya demo besar pada awal pekan mendatang, Difi enggan berkomentar. "Kalau dikaitkan dengan itu, saya no comment," tambahnya.

Berdasarkan kurs tengah BI, nilai tukar rupiah selama sepekan ini hanya melemah 0,25 persen dari posisi Rp 9.718 per dollar AS di Senin (18/3/2013) hingga Jumat (22/3/2013) di level Rp 9.743 per dollar AS.

Memang Rupiah sempat menguat di level Rp 9.705 per dollar AS pada Selasa (19/3/2013), namun posisinya terus merosot hingga akhir pekan ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.