Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa Indonesia Terapkan "Wajib 'Data Center'"?

Kompas.com - 18/12/2012, 17:37 WIB

(G Maxwell/GPL via Wikipedia)

JAKARTA, KOMPAS.com — Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik atau PP PSTE resmi ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 12 Oktober 2012.

Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 ini berisikan kewajiban yang harus dilakukan oleh penyelenggara sistem elektronik. Salah satunya adalah kewajiban bagi tiap penyelenggara tersebut untuk menempatkan pusat data dan pusat pemulihan bencana di Indonesia.

Hal tersebut ”memaksa”para penyelenggara sistem elektronik asing, seperti Google dan Research In Motion, untuk berpikir lebih keras jika mereka masih ingin melakukan bisnisnya di pasaran Indonesia.
 
Sebagai catatan, hingga saat ini masih banyak perusahaan asing yang masih enggan menaruh server-nya di Indonesia. Untuk masalah ini, pemerintah sudah memberikan waktu 1 tahun untuk memenuhi peraturan tersebut.

Pertanyaan mengenai peraturan pemerintah ini pun terus bermunculan. Banyak yang bertanya-tanya, mengapa Pemerintah Indonesia sampai harus ”memaksa” penyelenggara meletakkan data center di Indonesia?

Ternyata, peraturan ini dibuat semata-mata untuk kemudahan bagi para penegak hukum apabila terjadi suatu masalah. Apabila data tersebut ada di luar negeri, pihak penegak hukum dirasa akan lebih sulit untuk mendapatkan data tersebut.

Law & Enforcement akan lebih mudah dalam menangani suatu masalah apabila data center memang ada di Indonesia. Jika ada suatu konflik, sedangkan datanya ada di server luar negeri, akan susah nantinya,” kata Bambang Hery Tjahjono, Direktur Keamanan Informasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika, saat berbincang dengan KompasTekno di sela-sela seminar idEA Internet & E-Commerce Policy di Jakarta, Selasa (18/12/2012).

Menurut Bambang, penegak hukum bisa saja meminta data yang terkait dengan orang Indonesia ke pemerintah asing. Namun, apabila suatu saat ada masalah dengan negara tersebut, Indonesia bisa kehilangan data penting yang diperlukan.

PP PSTE sendiri merupakan turunan dari UU No 11 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang disahkan pada 21 April 2008.

Selain berisi mengenai keharusan penempatan data center di Indonesia, PP ini juga mengatur mengenai pengelolaan nama domain, tata kelola keamanan informasi, lembaga sertifikasi keandalan, dan masih banyak lagi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

Daftar Paket Internet eSIM Telkomsel, PraBayar, Roaming, Tourist

e-Business
8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

8 Cara Mengatasi Kode QR Tidak Valid di WhatsApp atau “No Valid QR Code Detected”

e-Business
Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

Apple Investasi Rp 255 Triliun di Vietnam, di Indonesia Hanya Rp 1,6 Triliun

e-Business
CEO Apple Bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bahas Kolaborasi

CEO Apple Bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto Bahas Kolaborasi

e-Business
'Fanboy' Harap Bersabar, Apple Store di Indonesia Masih Sebatas Janji

"Fanboy" Harap Bersabar, Apple Store di Indonesia Masih Sebatas Janji

e-Business
Mengenal Internet Starlink Milik Elon Musk yang Sudah Hadir di Indonesia, Berapa Harganya?

Mengenal Internet Starlink Milik Elon Musk yang Sudah Hadir di Indonesia, Berapa Harganya?

e-Business
Begini Respons Tim Cook saat Diminta Bikin Pabrik dan Apple Store di Indonesia

Begini Respons Tim Cook saat Diminta Bikin Pabrik dan Apple Store di Indonesia

e-Business
2 Permintaan Presiden Jokowi ke CEO Apple Tim Cook

2 Permintaan Presiden Jokowi ke CEO Apple Tim Cook

e-Business
'Utang' Apple, Belum Punya Pabrik dan Toko Sendiri di Indonesia

"Utang" Apple, Belum Punya Pabrik dan Toko Sendiri di Indonesia

e-Business
Gaya Tim Cook Bertemu Jokowi di Istana, Berjas Rapi dan Salam Dua Jari

Gaya Tim Cook Bertemu Jokowi di Istana, Berjas Rapi dan Salam Dua Jari

e-Business
5 Besar Vendor Smartphone Global Awal 2024, Samsung Teratas Setelah Salip Apple

5 Besar Vendor Smartphone Global Awal 2024, Samsung Teratas Setelah Salip Apple

e-Business
Profil Tim Cook, Bos Apple yang Datang ke Indonesia Hari Ini

Profil Tim Cook, Bos Apple yang Datang ke Indonesia Hari Ini

e-Business
CEO Apple Tim Cook Datang ke Indonesia saat iPhone Terpuruk

CEO Apple Tim Cook Datang ke Indonesia saat iPhone Terpuruk

e-Business
CEO Apple Tim Cook Tiba di Indonesia, Langsung Santap Sate Ayam

CEO Apple Tim Cook Tiba di Indonesia, Langsung Santap Sate Ayam

e-Business
Bos Apple Tim Cook ke Indonesia Bertemu Presiden Jokowi Besok

Bos Apple Tim Cook ke Indonesia Bertemu Presiden Jokowi Besok

e-Business
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com