Kompas.com - 04/12/2012, 17:47 WIB
|
EditorFarid Assifa

DENPASAR, KOMPAS.com — Setelah melalui proses cukup panjang dan berliku, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan mantan Kepala Korlantas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Djoko Susilo, tersangka kasus korupsi simulator SIM, di Rutan Kompleks Polisi Militer Daerah Militer Jakarta Raya, Guntur, Senin kemarin.

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang ikut mengawal kasus ini menyambut positif penahanan Djoko Susilo oleh KPK. "Semua orang kedudukannya di depan hukum sama, jadi Pak DS ditahan bagian implementasi yang sama terhadap hukum," ujar Komisioner Kompolnas Dr M Naseer di sela-sela kunjungannya di Mapolda Bali, Selasa (4/12/2012).

Naseer menambahkan, penahanan ini sudah sesuai prosedur hukum yang berlaku dan nanti hukumlah yang membuktikan apakah DS bersalah atau tidak. "Tidak ada masalah menurut saya, sebetulnya pimpinan Polri memahami, beliau (Djoko Susilo) juga memahami, tetapi masih ada satu dua yang tidak terima jika Polri diperiksa," ujarnya.

Kompolnas sendiri pernah mengirim surat ke Kapolri saat Djoko Susilo tidak hadir dalam pemeriksaan pertama. Kompolnas meminta kepada Kapolri supaya anggotanya menghormati proses hukum.

Sebelumnya diberitakan, KPK menahan tersangka kasus dugaan korupsi proyek simulator SIM Inspektur Jenderal Polisi Djoko Susilo, Senin (3/12/2012). Djoko yang merupakan mantan Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas Polri) itu ditahan di Rumah Tahanan KPK yang berlokasi di Kompleks Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.