Kompas.com - 01/12/2012, 15:20 WIB
|
EditorErvan Hardoko

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan Mahasiswa Papua se Jawa-Bali yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) melakukan aksi di titik Nol Km Yogyakarta dalam rangka memperingati kemerdekaan Papua Barat  ke-51, Sabtu (1/12/2012).

Massa aksi melengkapi diri dengan spanduk bertuliskan "Stop manipulasi Papua masuk dalam NKRI dan mengakui kedaulatan rakyat West Papua".

"Tanggal 1 Desember bukan hari OPM tetapi hari Kemerdekaan Papua Barat yang disahkan pada 1 Desember 1961. Kami Mahasiswa Papua se-Jawa Bali melakukan aksi untuk menuntut pengakuan kemerdekaan Rakyat Papua," kata Koordinator aksi Sonny Dogapia.

Sonny menjelaskan hingga saat ini masih terjadi pembungkaman-pembungkaman dengan berbagai skenario, tekanan, intimidasi serta teror untuk menekan aktifitas perlawanan rakyat Papua.

Hal ini dilakukan pemerintah Indonesia untuk tetap mengamankan Papua menjadi bagian tidak terpisahkan dari Indonesia.

"Sebelum tercetusnya Trikora, bangsa West Papua sudah merdeka namun kemerdekaannya tidak berlangsung lama. Pada tanggal 19 Desember 1961 Soekarno mengumandangkan Trikora untuk mengagalkan terbentuknya negara West Papua, sejak  itulah rakyat Papua hidup dalam penjajahan Indonesia," tegasnya.

Setelah dua jam berorasi, aksi ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap. Tiga hal yang dituntut oleh massa aksi AMP yaitu menegaskan bahwa 1 Desember 1961 bukan HUT OPM tetapi Hari Kedaulatan West Papua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tuntutan kedua adalah Indonesia dan PBB segera menyerahkan Kedaulatan West Papua dan menghantikan klaim bahwa West Papua adalah bagian dari Republik  Indonesia.(k75-12)



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X