Hartati Berharap Persidangannya Ungkap Realita

Kompas.com - 28/11/2012, 09:56 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Direktur PT Hardaya Inti Plantation (PT HIP) Hartati Murdaya Poo berharap persidangannya dapat mengungkap realita. Harapan itu disampaikan Hartati sebelum menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (28/11/2012).

"Supaya persidangan ini bisa mengungkap realita. Harapan saya, hakim, jaksa melalui sidang bisa menemukan fakta yang sebenarnya," ujar Hartati.

Persidangan perdana ini menggagendakan pembacaan dakwaan yang disusun tim jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi. Hartati menjadi tersangka atas tuduhan menyuap Bupati Buol Amran Batalipu terkait kepengurusan hak guna usaha (HGU) perkebunan di Buol, Sulawesi Tengah. Pemberian suap senilai Rp 3 miliar itu dilakukan melalui anak buah Hartati, Yani Anshori dan Gondo Sudjono. Keduanya divonis bersalah di Pengadilan Tipikor beberapa hari lalu. Sementara Amran, terancam hukuman 20 tahun penjara karena didakwa menerima suap.

Selama ini, Hartati selalu membantah menyuap. Mantan anggota dewan Pembina Partai Demokrat itu mengatakan, persidangan yang nantinya membuktikan kalau dia tidak menyuap, tetapi menjadi korban pemerasan. Menurut Hartati, anak buahnya lah yang dimintai uang oleh Amran. Tanpa sepengetahuan dirinya, Direktur PT HIP Totok Lestiyo memberikan sumbangan uang ke Amran. Pihak Amran pun berdalih kalau uang Rp 3 miliar yang diterimanya dari PT HIP itu bukanlah uang suap melainkan sumbangan pemilihan kepala daerah (pemilkada) di Buol.

Saat itu, Amran kembali mencalonkan diri sebagai bupati dalam pemilkada 2012. Sementara pihak KPK mempunyai bukti kuat yang menunjukkan keterlibatan Hartati. Salah satunya, rekaman percakapan telepon antara Hartati dengan Amran. Dalam pembicaraan tersebut, Hartati terdengar meminta Amran mengurus HGU atas lahan PT HIP di Buol.

Berita terkait kasus ini dapat diikuti dalam topik:
Hartati dan Dugaan Suap Bupati Buol

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X