15 Ribu Personel Polisi Jaga Aksi Buruh di Ibu Kota - Kompas.com

15 Ribu Personel Polisi Jaga Aksi Buruh di Ibu Kota

Kompas.com - 01/10/2012, 19:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi mogok nasional ribuan buruh pada Rabu (3/10/12) mendatang telah siap diantisipasi oleh pihak kepolisian.  Sekitar 15.000 personel diturunkan untuk mengamankan aksi tersebut di Ibu Kota Jakarta.

"Aksi mogok kerja terjadi di pabrik-pabrik tiap karyawan yang berpartisipasi, seperti di wilayah Jabodetabek dan Jababeka," terang Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Komisaris Besar M Chairul Noor Alamsyah. saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Senin (1/10/12).

Menurutnya, tuntutan mereka masih sama, perihal pencabutan outsourcing serta penolakan upah murah. Lima belas personel keamanan yang dikerahkan, lima ribu di antaranya berasal dari TNI.

"Personel keamanan tersebar di seluruh wilayah, tidak ada pemusatan karena aksi dilakukan di tempat masing-masing. Untuk patroli, diserahkan ke polres masing-masing," imbuhnya.

Senada dengan Chairul, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto menyatakan bahwa kepolisian akan mengamankan objek-objek vital seandainya aksi mogok buruh nanti meluas. Misalnya di Gedung DPR, Bandara Soekarno-Hatta, dan Istana Negara.

"Pihak kepolisian, termasuk juga dari Polda tidak akan underestimate dengan kemungkinan aksi mogok meluas ke tempat-tempat seperti jalan tol dan jalan umum," ujar Rikwanto.

"Karena itu secara teknis, plotting personel keamanan meliputi lokasi pemogokan, juga di pintu tol dan jalan umum agar aksi pemogokan ini tidak sampai mengganggu kegiatan masyarakat," tukas Rikwanto.

Selain pengerahan personel keamanan, pihak kepolisian juga mengadakan sejumlah tindakan antisipasi lain. Misalnya dengan pengalihan arus dan sweeping pengunjuk rasa jika berbuat anarkis.

Kepada para buruh, pihak kepolisian berharap aksi mereka tak mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat.

Aksi pemogokan buruh ini diprakarsai oleh Federasi Serikat Pekerja Metal (FSPMI) bergabung dengan Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) yang akan dilakukan di Kawasan Industri & Lingkungan Sekitar Pabrik Pabrik di 12 Provinsi, 37 Kabupaten/Kota dan 745 perusahaan.

Adapun sasaran aksi mogok untuk Wilayah Polda Metro adalah:
1. Kawasan Industri Pulogadung Jaktim
2. KBN Cakung Jaktim & KBN Cilincing Jakut
3. Kawasan Industri Jatake Kota Tangerang
4. Kawasan Industri Kalisadi Tangerang
5. Kawasan Industri Manis Kota Tangerang
6. Kawasan Industri Jatiuwung Kota Tangerang
7. Kawasan Industri MM 2100 Kab Bekasi
8. Kawasan Industri Jababeka Kabupaten Bekasi
9. Kawasan Industri EJIB Kab Bekasi
10. Kawasan Industri Hyundai Kabupaten Bekasi
11. Kawasan Industri Delta Silikon Kabupaten Bekasi
12. Kawasan Industri Lipppo Kabupaten Bekasi
13. Kawasan Industri Gobel Kabupaten Bekasi

Berita terkait aksi unjuk rasa penolakan tenaga outsourcing dan upah murah dapat diikuti di Demo Buruh.

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorAna Shofiana Syatiri

    Terkini Lainnya

    Pantai di Australia Terpaksa Tutup Akibat Serangan Ubur-ubur Irukandji

    Pantai di Australia Terpaksa Tutup Akibat Serangan Ubur-ubur Irukandji

    Internasional
    Ketua DPR Usul Rumah Dinas untuk Anggota Baru Diganti Tunjangan Perumahan

    Ketua DPR Usul Rumah Dinas untuk Anggota Baru Diganti Tunjangan Perumahan

    Nasional
    Selain Korban Tewas, Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur Akibatkan 19 Orang Luka dan 5 Rumah Terbakar

    Selain Korban Tewas, Ledakan Sumur Minyak di Aceh Timur Akibatkan 19 Orang Luka dan 5 Rumah Terbakar

    Regional
    Sandiaga: Saya Alami Sendiri di Pilkada 2017, Netralitas ASN DKI Sangat Luar Biasa

    Sandiaga: Saya Alami Sendiri di Pilkada 2017, Netralitas ASN DKI Sangat Luar Biasa

    Megapolitan
    Polisi Lacak Nomor Telepon Penipu yang Ancam Adik Kwik Kian Gie

    Polisi Lacak Nomor Telepon Penipu yang Ancam Adik Kwik Kian Gie

    Megapolitan
    Sumur Minyak di Aceh Timur Meledak, 10 Orang Dilaporkan Tewas

    Sumur Minyak di Aceh Timur Meledak, 10 Orang Dilaporkan Tewas

    Regional
    Hitung Kerugian Negara, BPKP DKI Audit Proyek Jalan Nangka Depok

    Hitung Kerugian Negara, BPKP DKI Audit Proyek Jalan Nangka Depok

    Megapolitan
    Jokowi Akui Bertemu Alumni 212, Ingin Jaga Silaturahim

    Jokowi Akui Bertemu Alumni 212, Ingin Jaga Silaturahim

    Nasional
    Trump: Kim Jong Un Sangat Terbuka dan Terhormat

    Trump: Kim Jong Un Sangat Terbuka dan Terhormat

    Internasional
    Ketua DPR Anggap Tak Ada Urgensi Bentuk Pansus Tenaga Kerja Asing

    Ketua DPR Anggap Tak Ada Urgensi Bentuk Pansus Tenaga Kerja Asing

    Nasional
    Jokowi Sebut Ada Kepentingan Politis di Balik Isu Tenaga Kerja Asing

    Jokowi Sebut Ada Kepentingan Politis di Balik Isu Tenaga Kerja Asing

    Nasional
    Penipu Rp 50 Juta Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie yang Sedang Disandera

    Penipu Rp 50 Juta Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie yang Sedang Disandera

    Megapolitan
    Pemerintah Filipina Deportasi Biarawati asal Australia

    Pemerintah Filipina Deportasi Biarawati asal Australia

    Internasional
    Cegah Masuknya Pasukan Asing, TNI AL Gorontalo Tanam Mangrove

    Cegah Masuknya Pasukan Asing, TNI AL Gorontalo Tanam Mangrove

    Regional
    Bertemu Maman, Ojek 'Online' yang Gratiskan Tarif ke Pelajar hingga Penumpang yang Pergi Ibadah

    Bertemu Maman, Ojek "Online" yang Gratiskan Tarif ke Pelajar hingga Penumpang yang Pergi Ibadah

    Megapolitan

    Close Ads X