Kompas.com - 23/08/2012, 18:13 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

JAYAPURA, KOMPAS.com -- Kepolisian berencana mengirim personel tambahan untuk membantu pengejaran pelaku penembakan di wilayah Polres Paniai, Papua. Jumlah pasukan yang akan dikirim belum diketahui.

"Kami masih mengkaji dulu secara teknis rencana tersebut," kata Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Johannes Nugroho Wicaksono, Kamis (23/8/2012) di Jayapura.

Pada Selasa (21/8/2012), anggota Polres Paniai, Brigadir Polisi Yohan Kisiwaito, tewas ditembak orang tak dikenal. Ia ditembak saat mencuci mobil tak jauh dari ujung lapangan terbang Enarotali, Kabupaten Paniai.

Setelah penembakan itu situasi kota Enarotali menjadi lengang. Aparat gabungan dari Polri dan TNI mengejar pelaku penembakan itu. Rentetan tembakan terdengar di kota tersebut.

"Polisi kontak senjata dengan kelompok yang diduga berasal dari Organisasi Papua Merdeka pimpinan John Yogi," tutur Kepala Polres Paniai AKBP Anton Diantje.

Menurut beberapa warga, polisi juga mendatangi rumah-rumah mereka untuk memeriksa apakah anggota kelompok itu bersembunyi di rumah warga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.