Puluhan Ribu Polisi dan Satpol Disiagakan Saat May Day

Kompas.com - 25/04/2012, 12:42 WIB
Penulis Riana Afifah
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk menjaga stabilitas keamanan Ibu Kota saat Hari Buruh Internasional yang jatuh pada tanggal 1 Mei nanti, puluhan ribu aparat polisi dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diturunkan.

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Fadjar Panjaitan mengatakan, biasanya perayaan May Day atau Hari Buruh Internasional di Jakarta sering dilakukan di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur. Untuk itu, 530 personel Satpol PP akan disiagakan.

"Permintaan buruh, bisa dilakukan dalam forum melalui orasi. Harapannya, buruh yang ada di Jakarta merayakan Hari Buruh ini dengan sukacita," kata Fadjar, di Balaikota, Jakarta, Rabu (25/4/2012).

Polda Metro Jaya menyiapkan 16.167 personel untuk menjaga keamanan saat Hari Buruh Internasional ini, mengingat jumlah massa yang akan turun ke jalan diprediksi mencapai 60.000 orang.

Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya Kombes Agus Budi mengungkapkan, sampai saat ini belum ada dari forum buruh yang mengajukan izin untuk melakukan aksi unjuk rasa. Meski begitu, pihaknya tetap akan siaga menjaga beberapa obyek vital di Ibu Kota, seperti Istana Negara dan Gedung DPR/MPR RI.

"Polda siap mengamankan Hari Buruh Internasional. Nantinya dalam pelaksanaan akan dibantu juga dari TNI dan Pemprov DKI Jakarta," kata Agus.

Umumnya para buruh ini akan berorasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan dilanjutkan melakukan aksi longmarch ke Istana Negara dan kembali ke Gelora Bung Karno. "Titik akhir ada di Gelora Bung Karno karena akan ada hiburan di sana," jelas Agus.

Aksi massa yang diperkirakan akan diikuti oleh puluhan ribu buruh ini tentunya akan mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi unjuk rasa. Untuk itu, pihaknya akan melakukan sosialisasi mengenai pengalihan arus. "Pengalihan lalin bersifat situasional, tapi kami tetap akan sosialisasikan ke masyarakat. Jadi, masyarakat sudah tahu lebih awal sehingga bisa mengambil jalan alternatif," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.