Laba Bersih BII Naik 45 Persen

Kompas.com - 20/04/2012, 05:25 WIB
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Internasional Indonesia (BII) Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp 669 miliar pada tahun 2011, atau naik 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini salah satunya didukung oleh pertumbuhan yang solid pada bisnis inti.  

"BII telah menunjukkan kinerja yang membaik dan pertumbuhan bisnis yang meningkat pada 2011," kata Presiden Direktur BII Dato' Khairussaleh bin Ramli, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (19/4/2012).

Selain laba, kredit konsolidasi BII pun tumbuh 25 persen dari Rp 53,6 triliun pada Desember 2010 menjadi Rp 67,2 triliun pada Desember 2011.  Pertumbuhan kredit yang signifikan ini telah membawa total aset BII pada level Rp 94,9 triliun atau naik 26 persen dibandingkan tahun 2010. 

Dengan kondisi keuangan yang demikian, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BII menyetujui penetapan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir tanggal 31 Desember 2011 yakni Rp 66,89 miliar sebagai cadangan umum. Cadangan ini untuk memenuhi ketentuan pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas dan Pasal 25 Anggaran Dasar Perseroan. Sisanya sebesar Rp 602,06 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan.

"Fundamental yang kokoh dipadukan dengan komitmen yang kuat dari Grup Maybank akan memberikan kontribusi positif bagi BII karena kami dapat meraih pangsa pasar yang lebih besar. Dalam mewujudkannya, kami ingin selalu berada di tengah komunitas di mana kami beroperasi, menyediakan produk dan layanan sebagai bagian dari misi kami humanizing financial services," tambah Dato' Khairussaleh.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Amien Rais: Banyak Menteri yang Tidak Paham Kehidupan Rakyat

Amien Rais: Banyak Menteri yang Tidak Paham Kehidupan Rakyat

Nasional
Amien Rais Nilai Jokowi Salah Besar Publikasikan Kemarahan

Amien Rais Nilai Jokowi Salah Besar Publikasikan Kemarahan

Nasional
Hak Jawab Jubir PKS Terkait Pemberitaan 'Jokowi Ancam Reshuffle, PKS Tegaskan Tak Tertarik Kursi Menteri'

Hak Jawab Jubir PKS Terkait Pemberitaan "Jokowi Ancam Reshuffle, PKS Tegaskan Tak Tertarik Kursi Menteri"

Nasional
OTT Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur: Suami-Istri Tersangka Korupsi

OTT Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur: Suami-Istri Tersangka Korupsi

Nasional
Airlangga Paparkan Langkah Pemerintah untuk Cegah Perekonomian RI Minus pada Akhir Tahun

Airlangga Paparkan Langkah Pemerintah untuk Cegah Perekonomian RI Minus pada Akhir Tahun

Nasional
Eksekusi Putusan Hakim, Jaksa Segera Rampas Aset Buronan Honggo Wendratno

Eksekusi Putusan Hakim, Jaksa Segera Rampas Aset Buronan Honggo Wendratno

Nasional
KPK Minta Masyarakat Ambil Pelajaran dari Kasus Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur

KPK Minta Masyarakat Ambil Pelajaran dari Kasus Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur

Nasional
Jadi Tersangka KPK, Berikut Perjalanan Karir Ketua DPRD Kutai Timur

Jadi Tersangka KPK, Berikut Perjalanan Karir Ketua DPRD Kutai Timur

Nasional
Perjalanan Karir Bupati Kutai Timur, dari Birokrat hingga Tersangka KPK

Perjalanan Karir Bupati Kutai Timur, dari Birokrat hingga Tersangka KPK

Nasional
KPK Sebut OTT Bupati Kutai Timur Hasil Penyadapan Perdana Pasca-revisi UU KPK

KPK Sebut OTT Bupati Kutai Timur Hasil Penyadapan Perdana Pasca-revisi UU KPK

Nasional
KPK: Kami Ingatkan agar di Kaltim Jangan Terjadi OTT, tapi Nyatanya Seperti Ini

KPK: Kami Ingatkan agar di Kaltim Jangan Terjadi OTT, tapi Nyatanya Seperti Ini

Nasional
Kembangkan Kasus Jiwasraya Jilid II, Kejagung Periksa 2 Staf OJK

Kembangkan Kasus Jiwasraya Jilid II, Kejagung Periksa 2 Staf OJK

Nasional
Jadi Tersangka, Bupati dan Ketua DPRD Kutai Timur Ditahan KPK

Jadi Tersangka, Bupati dan Ketua DPRD Kutai Timur Ditahan KPK

Nasional
KPK Temukan Uang Rp 170 Juta dan Buku Tabungan Bersaldo Rp 4,8 Miliar Saat Tangkap Bupati Kutai Timur

KPK Temukan Uang Rp 170 Juta dan Buku Tabungan Bersaldo Rp 4,8 Miliar Saat Tangkap Bupati Kutai Timur

Nasional
Bupati Kutai Timur dan Istri Jadi Tersangka Kasus Suap, Ini Jumlah Kekayaannya

Bupati Kutai Timur dan Istri Jadi Tersangka Kasus Suap, Ini Jumlah Kekayaannya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X