Target Suara 60 Persen untuk Atut-Rano

Kompas.com - 22/08/2011, 16:55 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Partai koalisi menargetkan kemenangan pasangan Ratu Atut Chosiyah dan Rano Karno dengan perolehan suara sebanyak 60 persen dalam pemilihan  kepala daerah Provinsi Banten, khususnya di wilayah Kota Tangerang.

"Target kami adalah menang dan mampu meraih sebanyak 60 persen suara di Kota Tangerang," kata ketua partai koalisi pendukung Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno Provinsi Banten, Eby Jauhari, Senin (22/8/2011) di Tangerang.

Eby mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan pengurus beberapa partai lain di wilayah Kota Tangerang, sehingga diperoleh kata sepakat untuk meraih suara 60 persen. Rapat itu dihadiri para pengurus 22 partai koalisi pendukung Ratu Atut dan Rano Karno, antara lain Golkar, PDI Perjuangan, Gerindra, Hanura, PKPB, PPD, PKB, PAN, PBB, PPNUI, dan PDS.

Pilkada Banten akan berlangsung pada 22 Oktober 2011 dan diikuti oleh empat pasang calon gubernur dan wakil gubernur. Pasangan kandidat kepala daerah itu adalah Ratu Atut Chosiyah dan Rano Karno, Jazuli Juwaeni dan Makmun Muzaki, Wahidin Halim dan Irna Narulita, serta Dwi Jatmiko dan Cecep Mulyadinata.


Wahidin Halim dan Irna didukung oleh Partai Demokrat, sementara Jazuli-Juwaeni didukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Adapun pasangan Dwi-Cecep merupakan calon dari jalur independen. Dwi didukung oleh mayoritas buruh di wilayah ini karena ia menjabat sebagai ketua gabungan beberapa serikat pekerja di Provinsi Banten.

Menurut Eby, partai koalisi telah menunjuk Abdul Syukur sebagai ketua dan Abbas Sunarya sebagai wakil tim pemenangan pasangan Ratu Atut- Rano Karno. Abdul Syukur adalah Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang dan adik kandung Wahidin Halim.

Eby merasa optimistis bahwa partai koalisi akan bekerja maksimal untuk memenangkan calon gubernur dan wakil gubernur teresbut karena masing-masing pengurus di kelurahan sudah bertekad untuk memenangkan pasangan Atut-Rano.

Soal keberadaan Abdul Syukur, yang berseberangan dengan pencalonan kakaknya, Eby mengatakan bahwa hal tersebut harus dilakukan secara profesional. Eby juga menegaskan bahwa Abdul Syukur akan tunduk serta patuh terhadap garis kebijakan partai.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorLaksono Hari W
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pemerintah Bentuk Satgas Wacana Pemulangan WNI Simpatisan ISIS di Suriah

Pemerintah Bentuk Satgas Wacana Pemulangan WNI Simpatisan ISIS di Suriah

Nasional
Diperiksa Riza Kasus BLBI, Rizal Ramli Dikonfirmasi soal Misrepresentasi

Diperiksa Riza Kasus BLBI, Rizal Ramli Dikonfirmasi soal Misrepresentasi

Nasional
Pengusaha Didakwa Suap Bupati Talaud Tas dan Perhiasan Total Rp 595,8 Juta

Pengusaha Didakwa Suap Bupati Talaud Tas dan Perhiasan Total Rp 595,8 Juta

Nasional
Prabowo Kumpulkan Dewan Pembina di Hambalang, Bahas Hasil Pertemuan dengan Jokowi

Prabowo Kumpulkan Dewan Pembina di Hambalang, Bahas Hasil Pertemuan dengan Jokowi

Nasional
Jokowi Pastikan Blok Masela Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Jokowi Pastikan Blok Masela Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Nasional
Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Percepat Kepulangan ke Indonesia

Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Percepat Kepulangan ke Indonesia

Nasional
Menhan Ryamizard: Stop Pelonco, Nggak Ada Gunanya!

Menhan Ryamizard: Stop Pelonco, Nggak Ada Gunanya!

Nasional
Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Minta Maaf

Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Minta Maaf

Nasional
Janji Jokowi soal Dana Abadi Kebudayaan Diharapkan Jadi Pendukung Kegiatan Komunitas Seni

Janji Jokowi soal Dana Abadi Kebudayaan Diharapkan Jadi Pendukung Kegiatan Komunitas Seni

Nasional
Gerindra Incar Kursi Ketua MPR, Ace Hasan Sebut Golkar Lebih Pantas

Gerindra Incar Kursi Ketua MPR, Ace Hasan Sebut Golkar Lebih Pantas

Nasional
Wiranto: Akhir-akhir Ini Pemerintah Hadapi Kondisi Rawan Keamanan

Wiranto: Akhir-akhir Ini Pemerintah Hadapi Kondisi Rawan Keamanan

Nasional
Tomy Winata Menyesali Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat

Tomy Winata Menyesali Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat

Nasional
Rekonsiliasi, Fraksi Gerindra Usulkan Gerindra Ketua MPR, PDI-P Ketua DPR

Rekonsiliasi, Fraksi Gerindra Usulkan Gerindra Ketua MPR, PDI-P Ketua DPR

Nasional
Menyerang Hakim dalam Persidangan, Apa Hukumannya?

Menyerang Hakim dalam Persidangan, Apa Hukumannya?

Nasional
Pansel Dukung Masyarakat Dirikan Pos Pengaduan Capim KPK

Pansel Dukung Masyarakat Dirikan Pos Pengaduan Capim KPK

Nasional
Close Ads X