Istana: Marzuki Berhak Nyatakan Pendapatnya

Kompas.com - 01/08/2011, 14:47 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan, setiap warga negara Indonesia memiliki hak untuk menyatakan sikap dan berbeda pendapat. Hal ini dikatakannya ketika ditanya mengenai pernyataan Ketua DPR RI Marzuki Alie, yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, terkait pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun, Julian mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memiliki komitmen memerangi tindak pidana korupsi.

"Tidak ada alasan untuk mempertanyakan komitmen Presiden dalam pemberantasan korupsi," kata Julian kepada para wartawan di kompleks Istana Presiden, Jakarta, Senin (1/8/2011).

Julian juga menegaskan bahwa KPK adalah lembaga antikorupsi yang masih dibutuhkan di Indonesia. KPK, sambung Julian, lembaga yang memiliki peran untuk mendukung upaya-upaya pemberantasan korupsi. Keberadaan KPK harus tetap didukung dan dioptimalkan.

Sebelumnya, Marzuki mengatakan KPK sebaiknya dibubarkan saja karena ada orang-orang yang tak pantas duduk di lembaga ad hoc tersebut. KPK juga dipandang belum memberikan hasil yang signifikan dalam memimpin upaya pemberantasan korupsi di tingkat legislatif, eksekutif, dan yudikatif.

"KPK adalah lembaga ad hoc. Kalau lembaga ad hoc ini sudah tidak dipercaya, apa gunanya kami dirikan lembaga ini? Nyatanya, tidak membawa perubahan juga. Jadi, lebih banyak manuver politik daripada memberantas korupsi," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (29/7/2011).

Mantan Wakil Presiden M Jusuf Kalla mengatakan, pemikiran Marzuki keliru. Kalla mengatakan, jika Marzuki berharap KPK dibubarkan karena adanya orang yang ditenggarai tak bersih, maka DPR RI, Kepolisian, Kejaksaan, dan lembaga lainnya pun harus dibubarkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Luhut: Kasus Harian Covid-19 Turun 98 Persen dari Puncaknya

    Luhut: Kasus Harian Covid-19 Turun 98 Persen dari Puncaknya

    Nasional
    Luhut Soroti Rendahnya Cakupan Vaksinasi Covid-19 terhadap Lansia

    Luhut Soroti Rendahnya Cakupan Vaksinasi Covid-19 terhadap Lansia

    Nasional
    Anggota DPR Minta Penindakan Teroris Beriringan dengan Deradikalisasi

    Anggota DPR Minta Penindakan Teroris Beriringan dengan Deradikalisasi

    Nasional
    Antipasi Masuknya Varian Mu dan Lambda, Pemerintah Batasi Pintu Masuk RI

    Antipasi Masuknya Varian Mu dan Lambda, Pemerintah Batasi Pintu Masuk RI

    Nasional
    PPKM Diperpanjang, Perusahaan Sektor Non-esensial Bisa Terapkan WFO 25 Persen dari Kapasitas

    PPKM Diperpanjang, Perusahaan Sektor Non-esensial Bisa Terapkan WFO 25 Persen dari Kapasitas

    Nasional
    Sedekah Wi-Fi untuk Para Pewaris Negeri

    Sedekah Wi-Fi untuk Para Pewaris Negeri

    Nasional
    UPDATE 20 September: 45,2 Juta Orang Sudah Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

    UPDATE 20 September: 45,2 Juta Orang Sudah Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

    Nasional
    Luhut: Kami Tak Akan Lakukan Perubahan Kebijakan Pandemi yang Drastis, Mohon Pengertiannya

    Luhut: Kami Tak Akan Lakukan Perubahan Kebijakan Pandemi yang Drastis, Mohon Pengertiannya

    Nasional
    Luhut: Positivity Rate Covid-19 Indonesia Kini di Bawah 2 Persen

    Luhut: Positivity Rate Covid-19 Indonesia Kini di Bawah 2 Persen

    Nasional
    Luhut: Liga 2 Bisa Digelar di Daerah PPKM Level 3 dan 2 di Jawa Bali

    Luhut: Liga 2 Bisa Digelar di Daerah PPKM Level 3 dan 2 di Jawa Bali

    Nasional
    UPDATE: Sebaran 1.932 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

    UPDATE: Sebaran 1.932 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

    Nasional
    Ini Syarat Terbaru Masuk Bioskop Selama PPKM Jawa-Bali hingga 4 Oktober

    Ini Syarat Terbaru Masuk Bioskop Selama PPKM Jawa-Bali hingga 4 Oktober

    Nasional
    UPDATE: Kasus Harian Covid-19 Kembali di Bawah 2.000 Setelah Lebih dari Setahun

    UPDATE: Kasus Harian Covid-19 Kembali di Bawah 2.000 Setelah Lebih dari Setahun

    Nasional
    Wapres Berencana Datang ke Papua dalam Rangka PON XX

    Wapres Berencana Datang ke Papua dalam Rangka PON XX

    Nasional
    Sebaran 166 Kasus Kematian akibat Covid-19, Tertinggi di Jawa Timur

    Sebaran 166 Kasus Kematian akibat Covid-19, Tertinggi di Jawa Timur

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.