UI Bebas Sumbangan

Kompas.com - 02/07/2011, 12:54 WIB
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Humas Universitas Indonesia (UI), Vishnu Juwono, mengatakan, mahasiswa yang lolos seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2011 dan seleksi masuk (SIMAK) UI 2011 tidak akan dipungut sumbangan apapun di luar ketentuan yang ditetapkan.

Ia menegaskan, semua informasi mengenai biaya sudah disajikan secara transparan di website resmi UI, www.ui.ac.id. "Tidak ada sumbangan yang dibebankan kepada orang tua. Semua kita sajikan secara transparan. Di dalam website, sudah kami ungkapkan mengenai uang pangkal dan lain-lain. Semua jelas dan transparan," kata Vishnu saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Sabtu (2/7/2011) siang.

Aturan itu, sambung Vishnu, merupakan keputusan resmi melalui surat keputusan yang telah ditandatangani oleh Rektor UI. Dalam website tersebut, dijelaskan secara detail tentang komponen apa saja yang harus dibayar. "Bahkan untuk sarjana reguler, mereka berkesempatan memperoleh Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Berkeadilan," tambahnya.

BOP berkeadilan adalah sebuah mekanisme pengaturan mengenai biaya yang dibebankan kepada mahasiswa yang berasal dari golongan kurang mampu. Dengan BOP Berkeadilan, mahasiswa berhak mendapatkan keringanan biaya yang sangat signifikan. Tentunya jika sesuai dengan persyaratan yang diberlakukan. "Keringanan BOP Berkeadilan sangat signifikan. Mahasiswa bisa hanya membayar Rp 100.000 per semester dan tanpa uang pangkal," kata Vishnu.

Ia menambahkan, "Mereka yang ingin mendapatkan BOP Berkeadilan harus melakukan registrasi setelah resmi diterima. Lalu kami akan malakukan verivikasi dokumen, termasuk meninjau langsung ke lapangan. Kami akan mendatangi tempat tinggalnya, verivikasi ke RT dan RW. Setelah itu, biaya akan ditentukan sesuai formula yang kami dapatkan," tambahnya.

SIMAK UI 2011 rencananya akan dilaksanakan pada Minggu (3/7/2011). Diikuti oleh 36.832 peserta, SIMAK UI akan digelar di sepuluh kota besar di Indonesia. "Salah satu lokasi SIMAK UI 2011 adalah di SMAN 21 Jakarta Timur. Selain Jakarta, kami juga menggelarnya di sepuluh kota besar lain, seperti Depok dan Makassar," ujarnya.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UU KPK Hasil Revisi Tetap Berlaku Tanpa Tanda Tangan Jokowi, tetapi...

    UU KPK Hasil Revisi Tetap Berlaku Tanpa Tanda Tangan Jokowi, tetapi...

    Nasional
    Menristek/BRIN Sebut Keppres soal Pengembangan Vaksin Covid-19 Segera Terbit

    Menristek/BRIN Sebut Keppres soal Pengembangan Vaksin Covid-19 Segera Terbit

    Nasional
    Akibat Pandemi Covid-19, Karnaval Internasional Perayaan HUT RI Dibatalkan

    Akibat Pandemi Covid-19, Karnaval Internasional Perayaan HUT RI Dibatalkan

    Nasional
    Kemendagri: Kuota PPDB Jalur Zonasi DKI Jakarta Sudah Sesuai Permendikbud

    Kemendagri: Kuota PPDB Jalur Zonasi DKI Jakarta Sudah Sesuai Permendikbud

    Nasional
    Tiga Mantan Pegawai Pajak Divonis Bersalah dalam Kasus Suap Restitusi Pajak

    Tiga Mantan Pegawai Pajak Divonis Bersalah dalam Kasus Suap Restitusi Pajak

    Nasional
    Bahas Koalisi Pilkada 2020 dengan Golkar, Prabowo: Di Beberapa Tempat Kami Cocok

    Bahas Koalisi Pilkada 2020 dengan Golkar, Prabowo: Di Beberapa Tempat Kami Cocok

    Nasional
    Pemerintah: Aktivitas Masyarakat Tak Dibatasi, tetapi Ingat Protokol Kesehatan

    Pemerintah: Aktivitas Masyarakat Tak Dibatasi, tetapi Ingat Protokol Kesehatan

    Nasional
    Bicara soal Pilkada 2020, Grace Natalie Temui Cak Imin di Kantor DPP PKB

    Bicara soal Pilkada 2020, Grace Natalie Temui Cak Imin di Kantor DPP PKB

    Nasional
    Kasus Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur Dinilai Bukti Nepotisme Sebabkan Korupsi

    Kasus Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur Dinilai Bukti Nepotisme Sebabkan Korupsi

    Nasional
    Polri Sebut Ada Penurunan Kasus Kriminalitas di Dua Pekan Terakhir Sebesar 3,77 Persen

    Polri Sebut Ada Penurunan Kasus Kriminalitas di Dua Pekan Terakhir Sebesar 3,77 Persen

    Nasional
    Polisi Tetapkan 2 Perusahaan sebagai Tersangka Karhutla di Riau

    Polisi Tetapkan 2 Perusahaan sebagai Tersangka Karhutla di Riau

    Nasional
    Ketua MPR Sebut Covid-19 Uji Kualitas Para Pemimpin Dunia

    Ketua MPR Sebut Covid-19 Uji Kualitas Para Pemimpin Dunia

    Nasional
    Kemendagri: Persoalan PPDB Zonasi DKI Jakarta Sudah Selesai

    Kemendagri: Persoalan PPDB Zonasi DKI Jakarta Sudah Selesai

    Nasional
    Mantan Manager Penjualan Aircraft Service PT DI Diperiksa, Ini yang Didalami KPK

    Mantan Manager Penjualan Aircraft Service PT DI Diperiksa, Ini yang Didalami KPK

    Nasional
    Syarat Anggota Legislatif Harus Mundur saat Mencalonkan Diri di Pilkada Digugat Lagi ke MK

    Syarat Anggota Legislatif Harus Mundur saat Mencalonkan Diri di Pilkada Digugat Lagi ke MK

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X