Polisi Amankan Ketapel dari Pengunjung

Kompas.com - 16/06/2011, 12:20 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com — Petugas kepolisian dari Satuan Samapta Polres Jakarta Selatan mengamankan satu buah ketapel dari seorang pengunjung sidang pembacaan vonis terdakwa kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (16/6/2011). Ketapel tersebut diamankan pihak kepolisian ketika melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung di pintu masuk utama yang telah dipasang alat metal detector.

"Ya, tadi saat penggeledahan di pintu utama, personel kami mengamankan ketapel dari salah satu pengunjung persidangan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Baharuddin Djafar ketika dikonfirmasi Kompas.com di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Namun, Djafar enggan memberikan identitas pengunjung yang membawa ketapel tersebut. Dia hanya mengatakan, setelah dimintai keterangan, pengunjung tersebut akhirnya dipersilakan untuk mengikuti jalannya persidangan.

"Setelah diperiksa dan diminta keterangan, ketapel itu disita, tidak ada pelurunya," tuturnya.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, hingga tiga jam sidang pembacaan vonis tersebut berlangsung, situasi di dalam dan di luar persidangan berlangsung aman dan tertib. Aparat kepolisian yang dilengkapi rompi antipeluru dan senjata laras panjang terus melakukan penjagaan dengan ketat di sekitar area pengadilan negeri Jakarta Selatan. Para penembak jitu (sniper) juga masih bersiaga di sejumlah titik di sekitar gedung pengadilan.

"Sejauh ini keamanan berlangsung kondusif. Kita harapkan semua pihak menerima apa pun keputusan hakim dengan lapang dada," kata Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Gatot Edy Pramono saat ditemui secara terpisah.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Barang Mewah hingga Air Soft Gun Milik Bos First Travel Bakal Dilelang, Berikut Daftarnya...

    Barang Mewah hingga Air Soft Gun Milik Bos First Travel Bakal Dilelang, Berikut Daftarnya...

    Nasional
    Pengusaha Penyuap Eks Aspidum Kejati DKI Dituntut 4,5 Tahun Penjara

    Pengusaha Penyuap Eks Aspidum Kejati DKI Dituntut 4,5 Tahun Penjara

    Nasional
    Selasa Sore, Tommy dan Titiek Soeharto Akan Bertemu Petinggi PKS

    Selasa Sore, Tommy dan Titiek Soeharto Akan Bertemu Petinggi PKS

    Nasional
    2 Tersangka Terkait Bom Bunuh Diri di Medan Tewas Saat Penangkapan

    2 Tersangka Terkait Bom Bunuh Diri di Medan Tewas Saat Penangkapan

    Nasional
    Mendagri Sebut Kepala Daerah Minta Dana Tunjangan demi Tekan Korupsi

    Mendagri Sebut Kepala Daerah Minta Dana Tunjangan demi Tekan Korupsi

    Nasional
    Gubernur Lemhannas: Isu Radikalisme dan Investasi Sama Pentingnya

    Gubernur Lemhannas: Isu Radikalisme dan Investasi Sama Pentingnya

    Nasional
    Terkait Desa Fiktif, Kemendagri Usul Penggabungan atau Pemecahan Desa

    Terkait Desa Fiktif, Kemendagri Usul Penggabungan atau Pemecahan Desa

    Nasional
    Siapa Perakit Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan?

    Siapa Perakit Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan?

    Nasional
    Kepala Bappenas: Presiden Ingin Istana di Ibu Kota Baru Tak Berwajah Kolonial

    Kepala Bappenas: Presiden Ingin Istana di Ibu Kota Baru Tak Berwajah Kolonial

    Nasional
    Menko Polhukam dan BNPT Gelar Pertemuan, Bahas Terorisme hingga Radikalisme

    Menko Polhukam dan BNPT Gelar Pertemuan, Bahas Terorisme hingga Radikalisme

    Nasional
    KKP Tangkap Kapal Filipina Pencuri Ikan, Isinya 200 Kg Tuna

    KKP Tangkap Kapal Filipina Pencuri Ikan, Isinya 200 Kg Tuna

    Nasional
    Mendagri Ingin Ada Kategori Daerah Siap dan Tak Siap Gelar Pilkada Langsung

    Mendagri Ingin Ada Kategori Daerah Siap dan Tak Siap Gelar Pilkada Langsung

    Nasional
    Dicecar soal 'Fee' Jadi Pembicara di Forum HRD, Ini Kata Calon Hakim Ad Hoc Mariyanto

    Dicecar soal "Fee" Jadi Pembicara di Forum HRD, Ini Kata Calon Hakim Ad Hoc Mariyanto

    Nasional
    Wakil Ketua Komisi III DPR Pertanyakan Transaksi Timah Ilegal di Babel

    Wakil Ketua Komisi III DPR Pertanyakan Transaksi Timah Ilegal di Babel

    Nasional
    Calon Hakim Ad Hoc Ini Sebut Tenaga Kerja Asing Masih Diperlukan

    Calon Hakim Ad Hoc Ini Sebut Tenaga Kerja Asing Masih Diperlukan

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X