Bali Antisipasi Teror saat Vonis Baasyir

Kompas.com - 14/06/2011, 20:23 WIB
EditorTri Wahono

DENPASAR.KOMPAS.com - Munculnya ancaman teror melalui SMS menjelang vonis Abu Bakar Ba'asyir menjadi perhatian serius Kodam IX Udayana. Meski tidak menyebut Bali sebagai sasaran, Pangdam IX Udayana Mayjend Leonard tetap mengantisipasi kemungkinan terburuk.

Kodam IX Udayana telah menjalin koordinasi dengan aparat keamanan yang berada di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa tenggara Timur untuk meningkatkan kewaspadaan. "Salah satunya dengan mengefektifkan fungsi intelijen melalui rapat Komunitas Intelijen Daerah (Kominda)," kata Leonard di Makodam IX Udayana, Selasa (14/6/2011).

"Saya pimpin langsung Rapat Kominda itu. Sejauh ini belum ada indikasi apa-apa di Bali. Karena kecenderungan, dari awal persidangan Abu Bakar Ba'asyir teror-teror seperti itu sudah ada. Tapi, meski belum ada indikasi, bukan berarti kita lengah. Tetap harus antisipasi," imbuhnya.

Dalam mengawasi situasi keamanan Bali, Kodam IX Udayana tetap berkoordinasi dengan Polda Bali. Dari pantauan Kodam IX Udayana, sejauh ini belum ditemukan  indikasi teror di Pulau Dewata.

"Bali sampai sejauh ini steril. Kita belum memonitor apakah Bali masuk atau tidak. Kalau pun tidak, kita tetap harus melakukan antisipasi," tegas Leonard.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X