Pancasila di Zaman Edan

Kompas.com - 01/06/2011, 08:14 WIB
EditorHeru Margianto

Oleh Daoed Joesoef

Zaman edan ditandai dengan pemutarbalikan nilai-nilai Umwertung aller Werten. Maka, alih-alih melu edan (ikut menjadi gila) karena takut ora kumanan (tidak kebagian), kita seharusnya berusaha meluruskan kembali nilai-nilai yang telah dibengkokkan itu.

Tulisan ini adalah upaya berbuat demikian melalui pembahasan Pancasila, mengingat ia juga telah dibelokkan ke arah pengasingan. Padahal, menurut perumusnya, Bung Karno, yang adalah salah seorang tokoh pendiri bangsa Indonesia, Pancasila sudah lama merupakan pandangan bangsa kita kendati bangsa kita sangat plural dan karena itu pantas dijadikan dasar filosofi negara yang NKRI.

Revitalisasi Pancasila

Maka, pembahasan Pancasila demi pelurusan makna nilai-nilai yang dikandungnya merupakan suatu revitalisasi dari ketidakraguan kita terhadap efektivitasnya. Kalau kita meragukan Pancasila, tak percaya pada ”vertu” ini sebagai pegangan individual dan kolektif dalam menempuh kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, mengapa ia tidak ”dibuang” saja? Ternyata tidak dan inilah kemunafikan kita. Kemunafikan ini yang selama ini menodai pesan-pesan idiil Pancasila.

Silanya yang pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, kita biarkan direduksi menjadi Keagamaan Yang Maha Esa dan ukuran ”keesaan” itu adalah besarnya jumlah penganut. Kita biarkan penguasa negara melakukan pembiaran terhadap pemaksaan dari kelompok-kelompok yang mengklaim berstatus mayoritas. Tidak sedikit kebijakan pusat dan daerah yang diskriminatif dan melanggar..........(selengkapnya baca Harian Kompas, Rabu 1 Juni 2011, halaman 6)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.