YLKI: BBM Langka karena Dialihkan

Kompas.com - 09/03/2011, 18:06 WIB
EditorBenny N Joewono

DUMAI, KOMPAS.com — Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Provinsi Riau mengatakan, kelangkaan bahan bakar minyak di Kota Dumai akibat distribusi wilayah Dumai dialihkan ke sejumlah wilayah terparah, khususnya Pekanbaru.

"Secara kasat mata kita lihat, Pekanbaru yang sebelumnya mengalami kelangkaan premium terparah saat ini terus mengalami pemulihan. BBM jenis premium sudah gampang ditemui di setiap SPBU dan harga eceran sudah mulai normal," kata Direktur Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Provinsi Riau (Direktur YLKI Riau) Sukardi Ali di Dumai, Rabu (9/3/2011).

Jika benar telah dilakukan pengalihan distribusi BBM dari Dumai ke Pekanbaru, maka hal ini sah-sah saja selagi untuk kepentingan rakyat.

"Namun hendaknya pengalihan BBM, terutama jenis premium, jangan sampai berlangsung lama karena tentu akan menjadi tanda tanya besar seandainya Dumai yang merupakan landasan transit BBM mengalami kelangkaan," katanya.

Upaya PT Pertamina dalam meminta bantuan pasokan luar daerah, menurut Sukardi, seharusnya dapat direalisasikan secepatnya, mengingat kebutuhan BBM di Riau begitu mendesak.

"Sebaiknya Pertamina melakukan upaya cepat menanggulangi kelangkaan BBM yang masih 'menghantui' banyak wilayah di Riau, termasuk Dumai. Kita takut jika ini berlangsung lama, maka akan menimbulkan gejolak ricuh yang tentunya merugikan banyak pihak," imbuhnya.

Penata Administrasi Umum Depot Unit Pemasaran PT Pertamina Dumai, Trimo, mengatakan, sejauh ini memang ada pengalihan pasokan BBM Dumai ke Pekanbaru, tetapi hanya sebagian. Hal ini dipandang tidak mengganggu kebutuhan premium di Kota Dumai.

"Selain Dumai-Pekanbaru, pengalihan pasokan BBM juga terjadi antarprovinsi, seperti Balongan (Jawa Barat) ke Riau dan Sumatera Utara juga ke Riau. Yang jelas pengalihan BBM ini lebih menguntungkan Riau," paparnya.

Sejauh ini di Dumai masih dalam kondisi normal. Hal itu terlihat dari daftar pemasokan BBM ke SPBU-SPBU, baik swata maupun milik Pertamina, yang masih seperti biasanya, yakni 16 ton sampai 32 ton per hari.

"Panjangnya antrean kendaraan di SPBU COCO (Company Owned Company Operated), kami enggak tahu penyebabnya karena hampir semua SPBU swasta di Dumai juga sudah kita penuhi permintaan premiumnya," akunya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Kasus Djoko Tjandra, Anggota Komisi III: Kurang Koordinasi Antar Lembaga

Soal Kasus Djoko Tjandra, Anggota Komisi III: Kurang Koordinasi Antar Lembaga

Nasional
Tommy Soeharto Resmi Pecat Kader Partai Berkarya yang Ingin Munaslub

Tommy Soeharto Resmi Pecat Kader Partai Berkarya yang Ingin Munaslub

Nasional
Gugat UU Pemilu di MK, Perludem Tak Minta Ambang Batas Parlemen Dihilangkan

Gugat UU Pemilu di MK, Perludem Tak Minta Ambang Batas Parlemen Dihilangkan

Nasional
Kasus PT DI, KPK Konfirmasi Dirut PT PAL soal Penganggaran Mitra Penjualan

Kasus PT DI, KPK Konfirmasi Dirut PT PAL soal Penganggaran Mitra Penjualan

Nasional
Periksa 3 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Impor Tekstil, Kejagung Kumpulkan Bukti Proses Impor dari India

Periksa 3 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Impor Tekstil, Kejagung Kumpulkan Bukti Proses Impor dari India

Nasional
Periksa Saksi Kasus Nurhadi, KPK Konfirmasi Pengajuan Sengketa PT MIT Vs KBN

Periksa Saksi Kasus Nurhadi, KPK Konfirmasi Pengajuan Sengketa PT MIT Vs KBN

Nasional
Jokowi Minta Menterinya Merasa 'Ngeri' dengan Kondisi Ekonomi Global

Jokowi Minta Menterinya Merasa "Ngeri" dengan Kondisi Ekonomi Global

Nasional
Taufik Basari: Nasdem Akan Lobi Fraksi Lain di DPR untuk Golkan RUU PKS

Taufik Basari: Nasdem Akan Lobi Fraksi Lain di DPR untuk Golkan RUU PKS

Nasional
Beri Pembekalan Calon Perwira TNI-Polri, Jokowi Singgung Disrupsi Teknologi

Beri Pembekalan Calon Perwira TNI-Polri, Jokowi Singgung Disrupsi Teknologi

Nasional
Minta Menteri Kerja Lebih Cepat, Jokowi: Caranya Bapak-Ibu Lebih Tahu

Minta Menteri Kerja Lebih Cepat, Jokowi: Caranya Bapak-Ibu Lebih Tahu

Nasional
9 Tips bagi Masyarakat Kelompok Rentan agar Tak Mudah Terjangkit Covid-19...

9 Tips bagi Masyarakat Kelompok Rentan agar Tak Mudah Terjangkit Covid-19...

Nasional
Jokowi: Jangan Lagi Beli dari Luar, Apalagi Hanya Masker

Jokowi: Jangan Lagi Beli dari Luar, Apalagi Hanya Masker

Nasional
Jokowi Minta Prabowo Beli Alutsista Dalam Negeri

Jokowi Minta Prabowo Beli Alutsista Dalam Negeri

Nasional
Danjen Kopassus: Teroris Sudah Pakai Alutsista

Danjen Kopassus: Teroris Sudah Pakai Alutsista

Nasional
Pusat Kajian Gender UGM: Kekerasan Seksual Dianggap Tak Terlalu Penting, Bahkan Ditoleransi

Pusat Kajian Gender UGM: Kekerasan Seksual Dianggap Tak Terlalu Penting, Bahkan Ditoleransi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X