Kantor PSSI Diteror

Kompas.com - 07/12/2010, 16:37 WIB
EditorAloysius Gonsaga

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang laga Indonesia versus Thailand, Selasa (7/12/2010), kantor PSSI yang terletak di kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) mendapatkan teror. Teror tersebut berupa sebuah karangan bunga kematian yang dikirimkan oleh Forum Suporter Indonesia.

Karangan bunga itu bertuliskan Turut Berduka Cita Atas Matinya Sepak Bola Indonesia. Selain karangan bunga, ada juga sebuah bunga papan yang dikirimkan dengan tulisan Selamat dan Sukses Kongres Luar Biasa PSSI.

Karangan bunga tersebut sempat terpajang di teras Kantor PSSI. Namun, tak berapa lama, seorang petugas penjaga kantor PSSI meminta kepada kurir pengantar untuk membawa kembali kedua karangan tersebut.

"Bawa pulang lagi mas," tegas seorang petugas keamanan PSSI.

Nedi, kurir Floris Amelia, mengungkapkan, kedua karangan bunga tersebut belum dibayar. "Total kedua karangan bunga tersebut Rp 550.000. Yang mengirim Forum Suporter Indonesia. Ini ajah belum dibayar karena yang meminta teman saya, Madun. Dia tinggal di Slipi," ungkap Nedi.

Ini bukan pertama terjadi. Sebelumnya, suporter pernah membentangkan spanduk kecaman terhadap Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, di sela-sela pertandingan Indonesia versus Laos, Sabtu (4/12/2019). Bahkan, mereka sempat meneriakkan hujatan agar Nurdin Halid turun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.