Gubernur Sumbar ke Jerman untuk Promosi - Kompas.com

Gubernur Sumbar ke Jerman untuk Promosi

Kompas.com - 03/11/2010, 21:07 WIB

PADANG, KOMPAS.com — Kunjungan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno ke Jerman saat ribuan korban gempa dan tsunami di Kepulauan Mentawai masih belum mendapatkan pertolongan maksimal, berdasarkan keterangan resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, ternyata salah satunya untuk mempromosikan wisata dan potensi investasi.

Dalam rilis yang diterima Kompas dari Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sumbar Surya Budhi disebutkan, beberapa poin tujuan kunjungan Gubernur Sumbar ke Jerman.

Kunjungan ke Jerman merupakan undangan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Berlin untuk menjadi salah satu pembicara dalam ajang Indonesia Bussines Day di Muenchen, Jerman 5 November.

Selain itu, Irwan dijadwalkan akan mengadakan pertemuan khusus dengan Gubernur Bavaria untuk membicarakan kemungkinan kerja sama luar negeri, tidak hanya di bidang investasi, tetapi juga pariwisata dan perdagangan.

Disebutkan juga dalam rilis tersebut bahwa Gubernur Sumbar akan menjalin kemungkinan kerja sama sister province antara Sumbar dan Bavaria.

Sementara itu, pada tanggal 6 November, Irwan dijadwalkan mengunjungi Messe Muenchen Bio Solar Rooftop Facility dan Bio Energie Tann. Kedua institusi itu disebut bergerak di bidang energi terbarukan yang kabarnya sangat bermanfaat bagi Sumbar.

Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim pada Rabu (3/11/2010) mengatakan, sebelum berkunjung ke Jerman, Irwan memang sempat bertanya, apakah dia boleh mengunjungi Jerman.

Muslim saat itu menjawab, boleh saja berkunjung ke luar negeri karena memang hal tersebut terkait dengan tugas-tugas pemerintahan.

Namun, kunjungan ke Jerman ini mendapat banyak kritikan karena dilakukan bersamaan dengan masih kacau-balaunya penanganan gempa dan tsunami di Kepulauan Mentawai yang menewaskan lebih dari 400 nyawa manusia dan membuat ribuan orang terpaksa tinggal di pengungsian.

Pada saat yang sama, korban gempa dan tsunami juga terancam kelaparan karena distribusi bantuan masih belum maksimal.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorBenny N Joewono

    Terkini Lainnya

    Ditargetkan Rampung Desember, Ini Fungsi Tanggul NCICD di Marunda

    Ditargetkan Rampung Desember, Ini Fungsi Tanggul NCICD di Marunda

    Megapolitan
    Lagi, Satu Pelaku Perampok Sofyan Menyerahkan Diri karena Takut Ditembak

    Lagi, Satu Pelaku Perampok Sofyan Menyerahkan Diri karena Takut Ditembak

    Regional
    Tunggu 'Skybridge' Jadi, PKL Jalan Jatibaru Raya Terus Ditertibkan

    Tunggu "Skybridge" Jadi, PKL Jalan Jatibaru Raya Terus Ditertibkan

    Megapolitan
    Menurut Idrus, Keterangan Kotjo Buktikan Dirinya Tak Terlibat Kasus Suap

    Menurut Idrus, Keterangan Kotjo Buktikan Dirinya Tak Terlibat Kasus Suap

    Nasional
    Jokowi Minta Samudera Hindia dan Pasifik Tak Lagi Jadi Rebutan

    Jokowi Minta Samudera Hindia dan Pasifik Tak Lagi Jadi Rebutan

    Nasional
    Fakta Penting Kasus Baiq Nuril, Penjelasan MA hingga Surat untuk Jokowi

    Fakta Penting Kasus Baiq Nuril, Penjelasan MA hingga Surat untuk Jokowi

    Regional
    Warga Sekitar PT PIM Terdampak Bau Amonia, 7 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

    Warga Sekitar PT PIM Terdampak Bau Amonia, 7 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

    Regional
    Tetangga Dengar Jeritan pada Malam Tewasnya Satu Keluarga di Bekasi

    Tetangga Dengar Jeritan pada Malam Tewasnya Satu Keluarga di Bekasi

    Megapolitan
    Aktris Porno Ini Akui Urusan dengan Trump Hancurkan Kariernya

    Aktris Porno Ini Akui Urusan dengan Trump Hancurkan Kariernya

    Internasional
    Program Kirim Buku Gratis Tetap Dilanjutkan hingga Desember

    Program Kirim Buku Gratis Tetap Dilanjutkan hingga Desember

    Nasional
    Terbukti Genosida, 2 Pemimpin Khmer Merah Ini Dipenjara Seumur Hidup

    Terbukti Genosida, 2 Pemimpin Khmer Merah Ini Dipenjara Seumur Hidup

    Internasional
    Pembunuh Satu keluarga di Bekasi Dikenal Kurang Bersosialisasi

    Pembunuh Satu keluarga di Bekasi Dikenal Kurang Bersosialisasi

    Megapolitan
    Gubernur DKI: Sampah Kiriman di Pintu Air Manggarai 500 Ton, Tak Mungkin Selesai 2 Jam

    Gubernur DKI: Sampah Kiriman di Pintu Air Manggarai 500 Ton, Tak Mungkin Selesai 2 Jam

    Megapolitan
    Patung Jenderal Sudirman 'Hidup', Pindahkan Mobil yang Lintasi 'Busway'

    Patung Jenderal Sudirman "Hidup", Pindahkan Mobil yang Lintasi "Busway"

    Megapolitan
    Ingin Hasilkan ASN Berkualitas, BKN Tak Mau Turunkan Passing Grade Tes CPNS

    Ingin Hasilkan ASN Berkualitas, BKN Tak Mau Turunkan Passing Grade Tes CPNS

    Regional

    Close Ads X