Karyawan KKG Juga Korban, Belum Dirawat

Kompas.com - 02/10/2010, 07:03 WIB
Editoryuli

JAKARTA, KOMPAS.com — Selama lebih dari 2,5 jam, korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek versus KA Senja Utama Semarang ada yang belum ditangani oleh petugas Rumah Sakit Santa Maria, Pemalang, Jawa Tengah.

Kecelakaan terjadi di Petarukan, Pemalang, Sabtu (2/10/2010) sekitar pukul 02.20 WIB. Namun, hingga pukul 05.00 tadi, seorang penumpang atas nama Agung Yuwono yang kebetulan juga bekerja di HRD Kelompok Kompas Gramedia (KKG) belum tertangani.

Informasi ini disampaikan Anwar Riksono, penumpang KA Senja Utama yang menemani Agung Yuwono di RS Santa Maria. Anwar kebetulan juga karyawan KKG Divisi Majalah.

"Saya bersama Mas Agung Yuwono, HRD Korporat Kompas Gramedia. Sepertinya patah tulang, tapi tidak diapa-apakan. RS terbatas. Dia di gerbong 9," tulis Anwar Riksono melalui akun Twitter-nya. Ia mengizinkan Kompas.com untuk mengutip informasi tersebut.


Gerbong 9 adalah gerbong paling belakang KA Senja Utama yang paling parah karena ditabrak langsung oleh KA Argo Bromo Anggrek.

Menurut Anwar, lokomotif KA Argo Bromo Anggrek terlihat hancur, sedangkan gerbong 9 KA Senja Utama terbalik hingga menimpa rumah penduduk. Belum ada keterangan perihal korban dari penduduk.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    KSPI Duga Pemerintah Berupaya Hapus Pesangon lewat Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja

    KSPI Duga Pemerintah Berupaya Hapus Pesangon lewat Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja

    Nasional
    Fadli Zon Minta Pemerintah Berpikir Cerdas soal Rencana Cabut Subsidi Elpiji 3 Kg

    Fadli Zon Minta Pemerintah Berpikir Cerdas soal Rencana Cabut Subsidi Elpiji 3 Kg

    Nasional
    Buruh: Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Lebih Berpihak pada Pengusaha

    Buruh: Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Lebih Berpihak pada Pengusaha

    Nasional
    Yasonna Laoly Tak Masuk Tim Hukum PDI-P, Hadiri Konpers di Luar Jam Kerja

    Yasonna Laoly Tak Masuk Tim Hukum PDI-P, Hadiri Konpers di Luar Jam Kerja

    Nasional
    Fadli Zon Sebut Sandiaga Punya Modal Politik yang Tinggi untuk Maju Pilpres 2024

    Fadli Zon Sebut Sandiaga Punya Modal Politik yang Tinggi untuk Maju Pilpres 2024

    Nasional
    Jaksa Agung Akan Telusuri Dugaan Keterlibatan OJK dalam Kasus Jiwasraya

    Jaksa Agung Akan Telusuri Dugaan Keterlibatan OJK dalam Kasus Jiwasraya

    Nasional
    ICW Nilai Sikap KPK soal Kasus Harun Masiku Tidak Tegas

    ICW Nilai Sikap KPK soal Kasus Harun Masiku Tidak Tegas

    Nasional
    BNPB Imbau Masyarakat Tak Jadikan Bencana sebagai Tontonan

    BNPB Imbau Masyarakat Tak Jadikan Bencana sebagai Tontonan

    Nasional
    Jokowi Minta Labuan Bajo Dipersiapkan untuk G20 dan ASEAN Summit

    Jokowi Minta Labuan Bajo Dipersiapkan untuk G20 dan ASEAN Summit

    Nasional
    Periode 1-20 Januari 2020, 74 Orang Meninggal Akibat Bencana Alam

    Periode 1-20 Januari 2020, 74 Orang Meninggal Akibat Bencana Alam

    Nasional
    ICW: Tak Ada Urgensi Yasonna Hadiri Konferensi Pers Pembentukan Tim Hukum PDIP

    ICW: Tak Ada Urgensi Yasonna Hadiri Konferensi Pers Pembentukan Tim Hukum PDIP

    Nasional
    Eks Kadinkes Tangsel Terima Rp 400 Juta dari Wawan untuk THR

    Eks Kadinkes Tangsel Terima Rp 400 Juta dari Wawan untuk THR

    Nasional
    Menristek Sebut Wapres Minta Industri Pangan Difasilitasi Manfaatkan Teknologi Iradiasi

    Menristek Sebut Wapres Minta Industri Pangan Difasilitasi Manfaatkan Teknologi Iradiasi

    Nasional
    Kunjungan Kerja ke Labuan Bajo, Presiden Jokowi Dua Kali Naik Kapal Pinisi

    Kunjungan Kerja ke Labuan Bajo, Presiden Jokowi Dua Kali Naik Kapal Pinisi

    Nasional
    Pimpinan KPK Sempat Hindari Wartawan saat Bertemu Pimpinan Komisi III

    Pimpinan KPK Sempat Hindari Wartawan saat Bertemu Pimpinan Komisi III

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X