Keluarga Korban Sangat Terpukul

Kompas.com - 22/09/2010, 11:30 WIB
EditorMarcus Suprihadi

MEDAN, KOMPAS.com — Tiga keluarga polisi yang tewas akibat serangan kelompok bersenjata di Markas Kepolisian Sektor Hamparan Perak, Deli Serdang , Sumatera Uatra, sangat terpukul atas penembakan itu.

Suara tangisan di RS Bhayangkara dari keluarga korban yang berdatangan menunggui otopsi jenazah terus bermunculan. Rosnawati, istri Aipda Deto Sutejo yang menunggui otopsi bersama tiga anaknya, tampak lemas, sementara Tabita br Ginting, istri Aiptu Baik Sinulingga, pingsan.

Rosnawati terus berguman, "Ya Allah ampunilah kami. Dia baik sekali," tutur Rosnawati mengenang mendiang suaminya.

Pasangan haji itu baru saja menunaikan ibadah umrah Lebaran lalu. Rosnawati bercerita, dirinya diberi tahu Kapolsek Hamparan Perak bahwa suaminya tertembak dan dalam kondisi kritis.

Sampai di RS, dia baru tahu kalau suaminya sudah tewas. Deto meninggalkan 3 anak, sedangkan Sinulingga satu anak. Saat Ny Oegroseno, istri Kapolda Sumut, berkunjung, ia berujar supaya pelaku segera ditangkap.

Hingga berita ini ditulis, otopsi masih berlangsung.

 

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ayah di Salatiga Tularkan Covid-19 ke Tiga Anggota Keluarganya

    Ayah di Salatiga Tularkan Covid-19 ke Tiga Anggota Keluarganya

    Nasional
    Ketua KPK Minta Kepala Daerah Stop Poles Citra dengan Dana Penanganan Covid-19

    Ketua KPK Minta Kepala Daerah Stop Poles Citra dengan Dana Penanganan Covid-19

    Nasional
    Pemerintah: Tidak Pakai Masker Jadi Faktor Penyumbang Kasus Positif Covid-19 Terbanyak

    Pemerintah: Tidak Pakai Masker Jadi Faktor Penyumbang Kasus Positif Covid-19 Terbanyak

    Nasional
    UPDATE 11 Juli: Pemerintah Telah Periksa 1.038.988 Spesimen Covid-19

    UPDATE 11 Juli: Pemerintah Telah Periksa 1.038.988 Spesimen Covid-19

    Nasional
    1.671 Kasus Baru Covid-19 dari 28 Provinsi, Jatim Terbanyak dengan 409

    1.671 Kasus Baru Covid-19 dari 28 Provinsi, Jatim Terbanyak dengan 409

    Nasional
    UPDATE 11 Juli: ODP Covid-19 Sebanyak 34.887 Orang, PDP 13.752 Orang

    UPDATE 11 Juli: ODP Covid-19 Sebanyak 34.887 Orang, PDP 13.752 Orang

    Nasional
    UPDATE: 1.190 Pasien Sembuh Covid-19, Rekor Terbanyak Sejak 2 Maret 2020

    UPDATE: 1.190 Pasien Sembuh Covid-19, Rekor Terbanyak Sejak 2 Maret 2020

    Nasional
    UPDATE 11 Juli: Tambah 66, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Jadi 3.535 Orang

    UPDATE 11 Juli: Tambah 66, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Jadi 3.535 Orang

    Nasional
    UPDATE 11 Juli: Bertambah 1.190, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 34.719 Orang

    UPDATE 11 Juli: Bertambah 1.190, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 34.719 Orang

    Nasional
    UPDATE: Kini Ada 74.018 Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 1.671

    UPDATE: Kini Ada 74.018 Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 1.671

    Nasional
    Anggota Komisi IX DPR: Gratiskan Rapid Test Covid-19 untuk Warga Tidak Mampu

    Anggota Komisi IX DPR: Gratiskan Rapid Test Covid-19 untuk Warga Tidak Mampu

    Nasional
    Penyintas Covid-19: Jangan Takut Cek Kesehatan jika Merasakan Gejala Terpapar Corona

    Penyintas Covid-19: Jangan Takut Cek Kesehatan jika Merasakan Gejala Terpapar Corona

    Nasional
    Kemenkumham Diminta Tak Larut Dalam Glorifikasi Keberhasilan Ekstradisi Maria Lumowa

    Kemenkumham Diminta Tak Larut Dalam Glorifikasi Keberhasilan Ekstradisi Maria Lumowa

    Nasional
    Masyarakat Diminta Tidak Bicara Keras demi Cegah Penularan Covid-19

    Masyarakat Diminta Tidak Bicara Keras demi Cegah Penularan Covid-19

    Nasional
    Pilkada Digelar Desember, Ma'ruf Amin Harap Tak Akibatkan Gelombang Kedua Covid-19

    Pilkada Digelar Desember, Ma'ruf Amin Harap Tak Akibatkan Gelombang Kedua Covid-19

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X