Hubungan Intim seperti Apa yang Dilakukan Ibu Hamil?

Kompas.com - 13/09/2010, 17:08 WIB

KOMPAS.com — Joana Rocha Pauleta, MD dan koleganya melakukan riset mengenai aktivitas para ibu hamil mengenai kehamilannya. Mereka melakukan survei terhadap 188 wanita yang baru saja melahirkan di sebuah rumah sakit. Para wanita yang dijadikan responden ini menjalani kehamilan yang sehat dan bebas risiko. Inilah hasil riset yang dilakukan pada wanita berusia antara 17-40 tahun:

* Nyaris seperempat wanita merasa takut bahwa berhubungan intim akan mencelakai bayinya, tetapi hanya 3 dari responden yang akhirnya menunda melakukan sanggama hingga bayinya lahir. Dua dari 3 wanita ini melakukan tindakan lain dari hubungan seks. Yang satu, benar-benar menunda berhubungan intim.

* Sebesar 80 persen wanita dilaporkan melakukan aktivitas seksual di semester ketiga. Sebanyak 39 persennya mengatakan melakukan sanggama di trimester akhir kehamilannya.

* Frekuensi aktivitas seksual para wanita tidak menurun untuk kebanyakan wanita hingga trimester akhir kehamilan, meski 10 persennya mengatakan melakukan aktivitas seksual lebih sering di trimester akhir ketimbang yang pertama dan kedua.

* Nyaris semua wanita yang aktif selama kehamilan melakukan sanggama; 38 persen melakukan seks oral, 20 persen melaporkan masturbasi, dan 7 persennya melakukan hubungan seks anal.

* Sekitar 39 persen dari wanita mengatakan, mereka merasakan gairah bercinta sama seperti sebelum mereka hamil. Sementara sepertiga dari wanita merasa tak sebergairah sebelum hamil.

* Setengah dari responden mengatakan bahwa seks selama kehamilan sama memuaskannya dengan sebelum mereka hamil. Sementara 28 persen mengatakan tak terlalu memuaskan.

* Sebanyak 41,5 persen dari para wanita mengatakan, mereka merasa tak lagi semenarik atau sesensual sebelum hamil. Namun, 75 persen dari para wanita tidak merasa tak diingini, artinya mereka merasa para suami masih menerima mereka.

* Sekitar tiga per empat responden mengatakan tak mengalami masalah seksual, sisanya merasa mengalaminya. Problem yang dimaksud antara lain; gairah berkurang, seks menyakitkan, sulit orgasme, kesulitan melubrikasi daerah intim. Di samping itu, hanya 11 persen dari para wanita ini mengatakan bahwa mereka merasa perlu bicara dengan dokter untuk melakukan seks selama kehamilan.

Pauleta dan koleganya mengatakan, masalah ini ada kaitannya dengan latar belakang kultural dari para wanita. Di Pakistan dan Nigeria, para wanita percaya bahwa hubungan seksual selama kehamilan bisa membantu melebarkan vagina dan mempermudah jalur keluar si bayi. Sementara di Iran, kebanyakan wanita percaya bahwa seks selama kehamilan bisa membuat si bayi buta atau merusak selaput dara anak bayi (jika perempuan).

Irwin Goldstein, MD, direktur bagian seksualitas di San Diego's Alvarado Hospital, mengatakan, "Melakukan hubungan sanggama tidak akan berdampak negatif pada kehamilan. Namun, banyak pasangan yang istrinya hamil merasa tak nyaman melakukan hubungan seks karena takut akan menyakiti bayinya. Ini adalah pandangan yang keliru dan perlu diajarkan lebih jauh."



EditorNadia Felicia
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

Nasional
Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

Nasional
Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

Nasional
Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

Nasional
Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

Nasional
Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

Nasional
Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

Nasional
Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

Nasional
Ada Tugas Negara Sangat Penting, Jokowi Batal Hadiri Silaturahmi Relawan

Ada Tugas Negara Sangat Penting, Jokowi Batal Hadiri Silaturahmi Relawan

Nasional
ICJR Usul Pemerintah Tambah Opsi Terkait Bentuk Pemulihan Hak Korban Penyiksaan

ICJR Usul Pemerintah Tambah Opsi Terkait Bentuk Pemulihan Hak Korban Penyiksaan

Nasional
ICJR Desak Pemerintah Kaji Fenomena Tingginya Daftar Tunggu Eksekusi Mati

ICJR Desak Pemerintah Kaji Fenomena Tingginya Daftar Tunggu Eksekusi Mati

Nasional
Jelang Putusan MK, Tim Hukum 02 Singgung Lagi Jabatan Ma'ruf Amin di 2 Bank

Jelang Putusan MK, Tim Hukum 02 Singgung Lagi Jabatan Ma'ruf Amin di 2 Bank

Nasional
Argentina Dorong Kerjasama Perdagangan Bebas Indonesia-Mercosur

Argentina Dorong Kerjasama Perdagangan Bebas Indonesia-Mercosur

Nasional
Perludem: KPU Tak Sedang Membela Paslon 01, melainkan Mempertahankan Hasil Kerja

Perludem: KPU Tak Sedang Membela Paslon 01, melainkan Mempertahankan Hasil Kerja

Nasional
Perludem: Kita Tak Perlu Bangga Menyelenggarakan Pemilu Paling Rumit di Dunia

Perludem: Kita Tak Perlu Bangga Menyelenggarakan Pemilu Paling Rumit di Dunia

Nasional

Close Ads X