Ratu Togel Singaraja Akhirnya Dibekuk - Kompas.com

Ratu Togel Singaraja Akhirnya Dibekuk

Kompas.com - 02/09/2010, 22:17 WIB

SINGARAJA, KOMPAS.com — Aparat Polres Buleleng, Kamis (2/9/2010) malam, menangkap Luh Mas, warga Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, yang disebut sebagai Ratu Togel atau bandar judi toto gelap di wilayah utara Bali.

Kasat Reserse Kriminal Polres Buleleng AK Dewa Made Adnyana menjelaskan, penangkapan berlangsung di rumah tersangka dan pemeriksaan singkat sudah dilakukan.

Kapolres Buleleng AKB M Yudi Hartanto mengatakan, sejak beberapa waktu lalu menetapkan Luh Mas sebagai target operasi karena "kiprahnya" dalam perjudian togel hingga disebut sebagi ratu.

"Dalam satu hari, omzet tersangka mencapai Rp 200 juta dan dua kali libur dalam waktu satu minggu. Ada uang sejumlah Rp 4,9 juta yang berhasil kami sita beserta sejumlah rekapan togel lainnya," ujar Yudi.

Menurutnya, penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari seorang yang berinisial KY dan hasil penyelidikan anggota kepolisian terhadap kebenaran hal tersebut.

Dikatakan, Luh Mas sudah tercatat tiga kali ditangkap dengan kasus yang sama.

Menurut Yudi, ia belum lama keluar dari tahanan hingga akhirnya tertangkap kembali.

Dikonfirmasi terkait kabar bahwa seorang putra Luh Mas menjadi anggota DPRD Kabupaten Buleleng, Kapolres Yudi mengaku bahwa itu tidak ada hubungan dengan jeratan pasal yang akan dikenakan terhadap tersangka.

Menurut Yudi, siapa pun yang terlibat dalam jaringan Ratu Togel tersebut tetap akan dikenakan sanksi hukum yang sesuai dengan perbuatannya.

Selain menyita uang tunai, kepolisian juga mengamankan sejumlah kalkulator dan tumpukan lembar rekapan yang baru saja disetorkan oleh jaringan tersangka.

"Ini bukan saja beroprasi di kawasan Buleleng, tapi jaringannya juga banyak terdapat di luar kawasan kabupaten ini. Kasusnya masih terus kami dalami sesuai tahapan penyelidikan lebih lanjut," paparnya.

Yudi mengatakan, pihaknya baru saja melakukan penangkapan dan selanjutnya akan melakukan pengembangan karena diduga masih banyak jaringan tersangka yang ada di kawasan Buleleng.

Di sisi lain, Kasat Reskrim Dewa Adnyana mengatakan, pada saat proses penangkapan, pihaknya sempat mendapat hadangan dari sejumlah preman yang berjaga-jaga di rumah Luh Mas.


EditorBenny N Joewono

Close Ads X