Mahasiswa Tolak Remisi bagi Koruptor

Kompas.com - 25/08/2010, 22:09 WIB
EditorMarcus Suprihadi

DENPASAR, KOMPAS.com Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Hindu Muda Indonesia atau AHMI, Rabu (25/8/2010), berunjuk rasa di bundaran Catur Muka, Denpasar. Mereka menyampaikan aspirasinya menolak pemberian remisi kepada narapidana kasus koruptor dan terorisme.

Mereka menganggap pemberian remisi tersebut sebagai bentuk buruknya pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. ”Kami ingin mengingatkan pemerintah bahwa banyak kerugian yang diderita masyarakat akibat ulah mereka (koruptor dan teroris),” kata Wakil Koordinator Lapangan, Wayan Suardika, di sela-sela demo.

Para mahasiswa menganggap koruptor dan teroris tidak layak mendapat remisi karena telah merugikan rakyat Indonesia dari segi mental, materiil, dan nyawa. Pengunjuk rasa juga mengkritik pemberian remisi saat perayaan HUT Kemerdekaan 17 Agustus.

Mereka menilai sangat tidak pantas jika pemerintah menjadikan momen bersejarah tersebut untuk memberikan remisi.

Selain membentangkan berbagai spanduk dan bendera merah putih, mahasiswa juga menggelar aksi teatrikal untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintahan SBY.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.