Selamat... Yanuar Didapuk Staf Akademik Terbaik Universitas Manchester! - Kompas.com

Selamat... Yanuar Didapuk Staf Akademik Terbaik Universitas Manchester!

Kompas.com - 25/12/2009, 11:34 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Dr Yanuar Nugroho, pengajar di Institut Kajian Inovasi atau Manchester Institute of Innovation Research (MIOIR) dan Pusat Informatika Pembangunan Universitas Manchester, Inggris, meraih penghargaan sebagai staf akademik terbaik 2009 di universitas tersebut. Ia satu-satunya dari Indonesia.

Penghargaan sebagai Staf Akademik Terbaik 2009 di Manchester Business School, Universitas Manchester, Inggris, itu dianugerahkan langsung oleh pimpinan Manchester Business School (MBS) di The University of Manchester dalam sebuah upacara pada Rabu (23/12/2009).

Menurut Yanuar, Kamis (24/12/2009), kriteria utama penilaian penghargaan tersebut adalah sumbangan akademik lewat penelitian, tulisan, seminar, kuliah, dan konferensi. Selain itu, alih pengetahuan melalui pelatihan internal dan supervisi mahasiswa program master dan doktoral.

Selama dua tahun terakhir ini, suami dari Dominika Oktavira Arumdati itu terlibat pada lebih dari 15 penelitian yang didanai oleh Uni Eropa (EU/EC), Dewan Riset Inggris (RCUK), Dewan Riset Eropa (ERC), serta Departemen Industri dan Perdagangan Inggris (DTI). Selain memublikasikan tulisannya di berbagai jurnal internasional, presentasi di konferensi-konferensi kelas dunia, dan menjadi dosen tamu di beberapa universitas termasyhur, seperti Oxford dan Cambridge.

Saat ini, Nugroho membimbing dua mahasiswa sarjana, lima mahasiswa master, yang dua di antaranya dari Indonesia dengan satu mahasiswa berhasil lulus dengan gelar cum laude. Selain itu, Nugroho juga menjadi supervisor untuk satu orang mahasiswa doktoral dan advisor bagi tiga mahasiswa doktoral lainnya.

Nugroho menyatakan, sebenarnya ia sama sekali tidak menyangka akan memenangkan penghargaan ini. "Saya baru diberi tahu bahwa saya dinominasikan sebagai kandidat pada bulan November yang lalu," ujar pria kelahiran Januari 1972.

Menurutnya, hampir tak ada yang tahu kecuali keluarganya dan seorang kawan dekat. "Saya sendiri sangat tidak yakin akan menang karena ada puluhan staf akademik lain yang sangat brilian di MBS dan saya sendiri baru diangkat menjadi staf penuh pertengahan tahun lalu," ujar ayah dari seorang putri, Diandra Aruna Mahira (5), dan seorang putra Linggar Nara Sindhunata (2,5).

Karena itu, ia merasa terkejut saat memenangi penghargaan yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya ini. "Mudah-mudahan penghargaan ini tak hanya berarti bagi saya, tetapi juga menjadi semangat bagi para mahasiswa dan cendekia Indonesia yang saat ini tengah menjalani studi ataupun bekerja di Inggris," ujarnya.

Adapun penghargaan prestisius yang diterima Nugroho tersebut diberikan setiap tahun kepada staf akademik di MBS. Tahun ini, para kandidat berasal dari semua divisi di MBS dan hampir semuanya adalah akademisi asal Inggris dan Eropa daratan. Hanya Nugroho satu-satunya dari Indonesia.

Nugroho membuat riset tentang inovasi di organisasi masyarakat sipil. Ia mengambil studi kasus penggunaan internet dalam gerakan sosial di Indonesia, yang dinilainya telah membuka minat dan perhatian terhadap penelitian baru yang bermanfaat bagi kemajuan studi inovasi.

Nugroho adalah alumnus Teknik Industri ITB tahun 1994. Ia mendapatkan gelar PhD-nya dari Universitas Manchester dalam waktu kurang dari tiga tahun pada 2007, dan menyelesaikan post-doctoral pada 2008. Sejak Agustus 2008, Nugroho menjadi staf penuh di Universitas Manchester.


Editorlatief

Terkini Lainnya

Dishub DKI Rencanakan Jak Lingko Mencakup Transportasi Laut

Dishub DKI Rencanakan Jak Lingko Mencakup Transportasi Laut

Megapolitan
Pertanyakan Vonis Mati Terhadap Warganya, Konjen China Datangi Kejari Batam

Pertanyakan Vonis Mati Terhadap Warganya, Konjen China Datangi Kejari Batam

Regional
Bawaslu Sebut Ada 563 Sengketa Pemilu Selama 2018

Bawaslu Sebut Ada 563 Sengketa Pemilu Selama 2018

Nasional
Menhub Targetkan Tol Palembang-Lampung Digunakan April 2019, Waskita Keluhkan Hujan

Menhub Targetkan Tol Palembang-Lampung Digunakan April 2019, Waskita Keluhkan Hujan

Regional
Badan Antariksa Rusia Janji Menolong Iron Man yang Tersesat

Badan Antariksa Rusia Janji Menolong Iron Man yang Tersesat

Internasional
Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan IPDN, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan IPDN, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Nasional
Lampu Rambu Pejalan Kaki di Kota Ini Pakai Siluet Elvis Presley

Lampu Rambu Pejalan Kaki di Kota Ini Pakai Siluet Elvis Presley

Internasional
Setahun usai Menang Lawan ISIS, Bagaimana Kondisi Terkini Irak?

Setahun usai Menang Lawan ISIS, Bagaimana Kondisi Terkini Irak?

Internasional
Jak Lingko Jadi Induk Transportasi Publik di Jakarta

Jak Lingko Jadi Induk Transportasi Publik di Jakarta

Megapolitan
'Kami Ingin RUU PKS Segera Dibahas, Jangan Tunggu Setelah Pemilu'

"Kami Ingin RUU PKS Segera Dibahas, Jangan Tunggu Setelah Pemilu"

Regional
[HOAKS] Jembatan Gadog di Bogor Ambruk akibat Hujan Deras

[HOAKS] Jembatan Gadog di Bogor Ambruk akibat Hujan Deras

Megapolitan
Strategi Kubu Prabowo-Sandiaga Tingkatkan Elektabilitas di Jawa Tengah

Strategi Kubu Prabowo-Sandiaga Tingkatkan Elektabilitas di Jawa Tengah

Nasional
JT Bakar Rumahnya Sendiri gara-gara Tunangan Menikah dengan Pria Lain

JT Bakar Rumahnya Sendiri gara-gara Tunangan Menikah dengan Pria Lain

Regional
Jejalkan Cabai ke Mulut Anak Majikannya, PRT Asal Indonesia Dipenjara

Jejalkan Cabai ke Mulut Anak Majikannya, PRT Asal Indonesia Dipenjara

Internasional
Kontras: Dalam Kontestasi Politik, Isu HAM Dipakai Jadi 'Gimmick' untuk Dongkrak Suara

Kontras: Dalam Kontestasi Politik, Isu HAM Dipakai Jadi "Gimmick" untuk Dongkrak Suara

Nasional

Close Ads X