Keluarga Dossol dan Masjid Jami Kebon Jeruk

Kompas.com - 10/09/2009, 10:59 WIB
Editor

Sejak tahun-tahun awal kekuasaan VOC, JP Coen berupaya mengisi kota Batavia dengan penduduk dari berbagai daerah, seperti Bali, Bandan, Ambon, termasuk di dalamnya etnis Tionghoa. Kemudian, penduduk ini dialokasikan di kawasan Ommelanden, luar kota Batavia, dan dipisahkan sesuai kelompok. Mereka kemudian hidup sesuai adat istiadat dan kepercayaan masing-masing dengan pimpinan kepala kampung.

Sebutan kepala kampung ini Indlandsche Kommandanten (IK). Mona Lohanda dalam Jabatan Indlandsche Kommandant di Batavia yang dirangkum dalam buku Jakarta Batavia: Esai Sosio-Kultural menyebutkan, hingga tahun 1811 terdapat 13 IK antara lain Kommandant der Amboneezen en Boetonders, Kommandant van de Wester-Javanen, Kommandant der Balijers, dan Kommandant der Parnakkans (Tionghoa Muslim).

Khusus Kommandant der Parnakkans Chineezen atau komandan/kapitan Tionghoa peranakan yang biasanya Muslim, punya kisah yang unik karena tak terlalu diangkat dalam sejarah. Jabatan ini adalah jabatan yang diturunkan jika kapitan pertama meninggal. Dalam sejarah, tercatat hanya ada tiga kapitan peranakan Tionghoa Muslim di Batavia. Kisah kapitan peranakan Tionghoa Muslim ini tak lain adalah kisah keluarga Dossol.

Dossol adalah kapitan peranakan Tionghoa pertama di Batavia. Dilanjutkan oleh putranya, Tamien Dossol, dan kemudian Aliemuddin yang merupakan anak Tamien Dossol. Dalam buku Sejarah Para Pembesar Mengatur Batavia, Mona Lohanda menulis, di masa Aliemuddin ini (1828) jabatan kapitan peranakan China dihapus bersama dengan jabatan kapitan pribumi lainnya. Belanda melakukan reorganisasi Indlandsche Kommandanten di Batavia.


Keluarga Dossol, khususnya Tamien Dossol, tercatat sebagai orang berjasa atas keberadaan Masjid Jami Kebon Jeruk di Jalan Hayam Wuruk. Masjid yang dibangun pada 1786 itu didirikan di atas tanah milik Kapitan Tamien Dossol (1780-1797). Dalam buku Mesjid-mesjid Tua di Jakarta, Adolf Heuken menyebut Tamien Dossol Seng. Buku ini juga menuliskan, kapitan Tionghoa Muslim terakhir adalah Moh Japar, bukannya Aliemuddin.     

Keunikan Masjid Jami Kebon Jeruk adalah adanya makam dari tahun 1792. Ini adalah makam Nyonya Cai, istri pendiri masjid. Pada makam ini terlihat huruf Tionghoa dengan tanggal dalam huruf Arab, dan nisan menghadap kiblat serta ornamen Tionghoa seperti naga.  



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Bamsoet Candai Ma'ruf Amin yang Tak Pakai Sarung saat Pelantikan...

Saat Bamsoet Candai Ma'ruf Amin yang Tak Pakai Sarung saat Pelantikan...

Nasional
Hari Pertama Menjabat Wapres, Ma'ruf Terima Kunjungan 3 Tamu Negara

Hari Pertama Menjabat Wapres, Ma'ruf Terima Kunjungan 3 Tamu Negara

Nasional
Airlangga Instruksikan Kader Golkar Kawal 5 Program Utama Jokowi

Airlangga Instruksikan Kader Golkar Kawal 5 Program Utama Jokowi

Nasional
DPC PDI-P Solo Calonkan Orang Lain, Gibran Maju Lewat DPD atau DPP

DPC PDI-P Solo Calonkan Orang Lain, Gibran Maju Lewat DPD atau DPP

Nasional
Soal Kemungkinan Gerindra Gabung Koalisi, Airlangga: Semakin Banyak Makin Baik

Soal Kemungkinan Gerindra Gabung Koalisi, Airlangga: Semakin Banyak Makin Baik

Nasional
Airlangga Hartarto Bersyukur untuk Pertama Kalinya Golkar Pimpin MPR

Airlangga Hartarto Bersyukur untuk Pertama Kalinya Golkar Pimpin MPR

Nasional
Bamsoet Siapkan Pantun untuk Prabowo-Sandiaga Sejak 3 Hari yang Lalu

Bamsoet Siapkan Pantun untuk Prabowo-Sandiaga Sejak 3 Hari yang Lalu

Nasional
Surya Paloh: Konsekuensi Dukungan Tanpa Syarat, Enggak Usah Banyak Tanya soal Menteri

Surya Paloh: Konsekuensi Dukungan Tanpa Syarat, Enggak Usah Banyak Tanya soal Menteri

Nasional
Edhy Prabowo Mengaku Siap Jika Ditunjuk Presiden Jokowi Jadi Menteri

Edhy Prabowo Mengaku Siap Jika Ditunjuk Presiden Jokowi Jadi Menteri

Nasional
Anggap Cita-cita Jokowi Sangat Tinggi, Sandiaga Dukung Omnibus Law

Anggap Cita-cita Jokowi Sangat Tinggi, Sandiaga Dukung Omnibus Law

Nasional
Jabatan Berakhir, Retno Masih Tetap Dampingi Jokowi Terima Tamu Negara

Jabatan Berakhir, Retno Masih Tetap Dampingi Jokowi Terima Tamu Negara

Nasional
Agenda Padat Usai Pelantikan, Jokowi Akan Sempatkan Bertemu Relawan

Agenda Padat Usai Pelantikan, Jokowi Akan Sempatkan Bertemu Relawan

Nasional
Usai Pelantikan, Jokowi Bertemu Wapres China dan Sejumlah Tamu Negara Lain

Usai Pelantikan, Jokowi Bertemu Wapres China dan Sejumlah Tamu Negara Lain

Nasional
Saat Prabowo Berlari Kecil Hindari Wartawan di DPR...

Saat Prabowo Berlari Kecil Hindari Wartawan di DPR...

Nasional
Pelantikan Lancar, Jokowi Ucapkan Terimakasih ke TNI-Polri dan BIN

Pelantikan Lancar, Jokowi Ucapkan Terimakasih ke TNI-Polri dan BIN

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X