6 Korban Tewas Marriott: 4 Utuh, 2 Hancur

Kompas.com - 17/07/2009, 11:50 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Petugas medis dari Palang Merah Indonesia, Bari, memberikan kesaksian atas kondisi enam jenazah korban ledakan di Hotel JW Marriott, Jumat (17/7). Menurut kesaksian Bari, kondisi tubuh enam korban yang dievakuasi, ada yang masih utuh, dan ada pula yang hancur.

Empat jenazah, menurut Bari, masih dalam keadaan utuh, sementara dua jenazah lainnya dalam keadaan hancur. "Kalo yang utuh empat, enggak utuh dua jenazah dimasukkan dalam delapan kantong," kata Bari kepada wartawan, seusai melakukan evakuasi.

Kondisi mayat yang tidak utuh, ia menjelaskan, ada yang antara kepala dari tubuh terpisah, dan ada pula potongan kaki. "Tapi saya tidak tahu orang Indonesia atau asing karena tadi langsung dimasukkan ke kantong," ujar Bari.

Sementara itu, masih menurut keterangan Bari, lokasi ledakan yang merupakan restoran hotel hancur. "Jalan menuju ke tempat ledakannya hancur semua," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.