Mencukur Rambut Bayi - Kompas.com

Mencukur Rambut Bayi

Kompas.com - 25/05/2009, 17:34 WIB

KOMPAS.com - Ada beragam alasan kenapa orangtua mencukur rambut bayi. Mulai ajaran agama, bagian dari budaya, sampai alasan kebersihan. Apa pun dasarnya, mencukur rambut bayi memang punya banyak manfaat, seperti;

Membersihkan lemak. Saat melewati jalan lahir, banyak lemak dan "kotoran" rahim ibu yang menempel di sekujur tubuh bayi, termasuk di rambutnya. Dengan mencukur rambut bayi, sisa-sisa lemak tersebut diharapkan ikut terangkat. Belum lagi kotoran dari si bayi sendiri, seperti gumoh di bantal yang kemudian menempel di rambutnya. Dengan dikeramas saja mungkin tidak cukup, hingga tumpukan lemak dan kotoran tersebut harus dibersihkan dengan cara mencukur rambutnya.

Agar tak mudah teriritasi. Dengan mencukur rambut bayi, ibu mudah mengamati kalau-kalau ada sesuatu yang tak diharapkan, seperti iritasi, bisul, luka, dan sebagainya. Mencukur rambut bahkan menjadi keharusan bila sudah terjadi infeksi, misalnya ada bisul di kepalanya.

Bersifat "mendinginkan". Dengan tidak adanya rambut, tentu pergerakan udara di sekitar bayi akan mudah dinikmati oleh kulit kepalanya. Dengan begitu dia pasti akan merasa lebih nyaman, apalagi untuk bayi yang tinggal di iklim tropis.

Sejak awal kelahiran

Dilihat dari kepraktisannya, mencukur bayi di awal-awal kelahirannya lebih menguntungkan, karena bayi relatif tidak banyak bergerak. Hal ini tentu sangat membantu untuk mencegah luka karena terkena gunting.  Lebih baik lagi jika proses pencukuran dilakukan saat ia sedang tidur pulas, atau saat sedang disusui. Gunakan gunting kecil khusus menggunting rambut bayi/anak (berujung tumpul) yang umumnya dijual ditoko perlengkapan anak/bayi. Mencukur plontos boleh-boleh saja, agar Anda bisa lebih cermat dan mudah mengontrol dan menjaga kesehatan kepala Si Kecil.

Supaya proses mencukur menyenangkan, siapkan dulu semua keperluannya. Mulai gunting rambut, kain lap, air hangat yang ditaruh di mangkuk yang berguna untuk membasahi rambut dan kepala Si Kecil sebelum dicukur, dan shampo untuk mencuci rambut setelah dicukur.

Jika momennya sudah tepat, yaitu saat bayi tidur atau menyusu, segeralah mencukur dengan langkah-langkah berikut;
* Pangku atau gendong bayi. Agar pencukuran lebih efektif, posisikan bayi setengah duduk sambil menyandarkan leher dan punggung bayi pada lengan kita. Hal ini agar posisi kepala bayi cukup terbuka bagian depan maupun belakangnya. Sehingga pencukuran dapat dilakukan langsung dari dahi menuju tengkuk.
* Basahi rambut bayi secukupnya dengan menggunakan kain lap bersih yang sudah disediakan (tidak perlu sampai basah kuyup). Tujuannya supaya rambut menjadi lemas dan mudah digunting. Sisir rambut ke arah belakang untuk mempermudah pencukuran.
* Gunakan satu tangan untuk memegang gunting, sementara satu tangan lagi untuk menjumput rambut. Kalau masih juga takut, minta bantuan suami. Satu memangku bayi dan lainnya menggunting rambut bayi. Mulailah mencukur dari depan ke belakang secara merata. Cukurlah pangkal rambutnya, bukan ujungnya hingga hasilnya lebih rapi. Tidak perlu terlalu menekan.
* Potong rambut sependek mungkin dengan menggunakan gunting yang ujungnya tumpul.
* Untuk membersihkan rambut di lipatan-lipatan yang sulit terjangkau, semisal di dekat tengkuk, regangkan lipatan kulit kepala dengan jari telunjuk dan jari tengah, baru kemudian mengguntingnya. Biasanya rambut sisa ini tidak tergunting dengan baik karena posisinya yang sulit diraih. Sebab itu tidak usah memaksakan harus bersih tuntas jika memang sulit dilakukan.
* Basuh kepala bayi dengan air hangat untuk membersihkan seluruh sisa cukuran. Sikat tengkuk bayi dan bagian lain setelah rambut kering untuk membersihkan sisa guntingan yang mungkin menempel di kulit. Gunakan sikat rambut bayi yang lembut.

Narasumber: Dr.S.C. Kurniati, SpKK, dari Klinik Nurnajmia Husada—Centro Havana De Latinos, Bumi Serpong Damai

(Gazali Solahuddin)


Editor

Terkini Lainnya

Libur Panjang Lebaran Dinilai Momentum Majukan Ekonomi Kreatif Daerah

Libur Panjang Lebaran Dinilai Momentum Majukan Ekonomi Kreatif Daerah

Nasional
Sandiaga : Ini Pertama Kali 'Video Call' Digunakan sejak Jakarta Smart City Berdiri

Sandiaga : Ini Pertama Kali "Video Call" Digunakan sejak Jakarta Smart City Berdiri

Megapolitan
Hinggap di Pekarangan Rumah Warga, Seekor Elang Sikep Madu Diselamatkan

Hinggap di Pekarangan Rumah Warga, Seekor Elang Sikep Madu Diselamatkan

Regional
Bus Transjakarta yang Dilukis Anak-anak Disabilitas Dioperasikan di Koridor 1

Bus Transjakarta yang Dilukis Anak-anak Disabilitas Dioperasikan di Koridor 1

Megapolitan
'Saya Kepengin Sentil Dia, Kok, Ada Orang Bisa Kejam Begitu...'

"Saya Kepengin Sentil Dia, Kok, Ada Orang Bisa Kejam Begitu..."

Megapolitan
3 Jurusan Soshum Paling Ketat di SBMPTN 2018

3 Jurusan Soshum Paling Ketat di SBMPTN 2018

Edukasi
Wali Kota Jakut Tak Mau Tanggapi Pujian Taufik

Wali Kota Jakut Tak Mau Tanggapi Pujian Taufik

Megapolitan
Mencari Lokasi Relokasi Pedagang Blok G di Blok F Pasar Tanah Abang

Mencari Lokasi Relokasi Pedagang Blok G di Blok F Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Wali Kota di Jepang Berjuang Ubah Larangan Perempuan Masuk Arena Sumo

Wali Kota di Jepang Berjuang Ubah Larangan Perempuan Masuk Arena Sumo

Internasional
Sekjen PPP Sebut Gerindra Masih Bahas Opsi Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

Sekjen PPP Sebut Gerindra Masih Bahas Opsi Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

Nasional
Pemilik Lahan Akui Kesulitan Cegah Warga Buang Sampah di Kolong Tol Pelabuhan

Pemilik Lahan Akui Kesulitan Cegah Warga Buang Sampah di Kolong Tol Pelabuhan

Megapolitan
SBY Akan Bertemu Presiden PKS, Partai Gerindra Tak Khawatir

SBY Akan Bertemu Presiden PKS, Partai Gerindra Tak Khawatir

Nasional
Bahas Pengurangan Uang Pensiun Tentara, Wakil Rakyat Taiwan Berkelahi

Bahas Pengurangan Uang Pensiun Tentara, Wakil Rakyat Taiwan Berkelahi

Internasional
Imbas Penemuan Bom Sisa Perang Dunia II, KBRI di Berlin Ditutup Sementara

Imbas Penemuan Bom Sisa Perang Dunia II, KBRI di Berlin Ditutup Sementara

Nasional
Umumkan Krisis Keuangan Negara, Menteri Luar Negeri Sudan Dipecat

Umumkan Krisis Keuangan Negara, Menteri Luar Negeri Sudan Dipecat

Internasional

Close Ads X