Tujuh Film Dicoret dari FFI 2008

Kompas.com - 05/11/2008, 00:30 WIB
Editor

JAKARTA, SELASA--Sebanyak tujuh dari 57 film bioskop dicoret oleh panitia dari daftar peserta Festival Film Indonesia 2008 karena tidak sesuai dengan Pedoman Pelaksanaan FFI.

Ketua Panitia Pelaksana FFI 2008, Akhlis Suryapati kepada di Jakarta, Selasa, mengatakan film yang dicoret tersebut karena materi filmnya tidak sesuai dengan yang ditetapkan dalam Pedoman Pelaksanaan FFI, yakni format film seharusnya seluloid 35 mm dan film tersebut disutradaai oleh orang Indonesia.

Film-film yang dicoret tersebut adalah Love, The Police, Kantata Takwa, Kita Punya Bendera, Cerai, Mata Pena Mata Hati, dan Perempuan Berkalung Sorban.

Akhlis mengatakan film Love dan The Police dicoret karena disutradarai oleh warga negara asing, yakni Kabir Bathia (Love) dan Aliong Wong (The Police).

"Sedangkan sisanya yang lima film itu ada yang karena masih dalam proses editing dan ada juga karena materi film yang diserahkan dalam bentuk DVD bukan dalam bantuk seluloid 35 mm," katanya.

Sementara itu sejumlah film yang telah masuk dalam daftar peserta didominasi oleh film produksi MD Entertainment, Sinemart, dan Starvision.

Film-film produksi MD Entertainment di antaranya Oh Baby yang dibintangi Cinta Laura, Ayat-ayat Cinta, Best Friend, Asoy Geboy, dan Cinlok. Film produksi Starvision yang masuk daftar peserta di antaranya The Tarix Jabrix, Basahh, Barbi3, Mengaku Rosul, dan XL.

Sedangkan film produksi Sinemart yang juga mendominasi peserta FFI 2008 adalah Kata Maaf Terakhir, Kalau Cinta Jangan Cengeng, Doa yang Mengancam, dan The Real Pocong.

"Selain film-film bioskop tersebut, panitia juga menerima 36 film pendek dan 40 film dokumenter. Semuanya akan diseleksi oleh dewan juri yang telah terpilih," kata Akhlis.

Dewan Juri 
Dewan Juri FFI 2008 telah disusun oleh Panitia Pelaksanan dan disahkan oleh Panitia Penyelenggara. Tahun ini komposisi dewan juri adalah Niniek L Karim sebagai Ketua Dewan Juri untuk kategori Film Bioskop, Iwan Wahab sebagai Ketua Dewan Juri untuk Film Dokumenter, dan Hardo Sukoyo sebagai Ketua Dewan Juri kategori Film Pendek.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.