Stanley Tewas di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Kompas.com - 21/10/2008, 20:44 WIB
Editor

Laporan wartawan Kompas Iwan Santosa

JAKARTA, SELASA- Stanley Mukua (29) warga Senen, Jakarta Pusat, tewas dengan luka tikam di ulu hatinya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, seusai menghadiri sidang pembunuhan manajer Hotel Klasik, Didi Pontoh, Selasa (21/10) pukul 17.30 tadi.

Saat itu, terjadi keributan antara sejumlah orang kubu terdakwa pembunuh Didi Pontoh dan kubu teman-teman almarhum Didi Pontoh.

Stanley tewas ditusuk potongan tiang bendera oleh masa kubu terdakwa pembunuh Didi Pontoh. Peristiwa pembunuhan terhadap Didi Pontoh itu sendiri terjadi empat bulan lalu.

“Selain Stanley tewas, juga ikut mengalami luka-luka teman Stanley bernama Boy Waroko (29),” kata Kasatserse Polres Jakarta Pusat Kombes Pol Agus Yunus Pangaribuan di tempat kejadian.

Jenazah Stanley maupun Boy yang mengalami luka berat akibat kerotokan massa sama-sama dilarikan ke RS Cipto Mangunkusumo. Peristiwa yang mengakibatkan tewasnya Stanley itu bermula dari bentrokan antara kedua kubu di ruang sidang. Tanpa diketahui, Stanley sudah terkapar, sedangkan massa yang diduga menusuk Stanley meninggalkan PN Jakarta Pusat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.