Rumah Lanting Dijadikan Objek Wisata

Kompas.com - 23/08/2008, 02:34 WIB
Editor

BANJARMASIN, KAMIS--Keberadaan rumah lanting atau tempat tinggal terbuat dari rakit kayu di atas sungai yang mulai berkurang jumlahnya di Banjarmasin berusaha untuk dipertahankan sebagai objek wisata.

Beberapa rumah lanting yang masih bertahan ditepian sungai Martapura dan sungai Barito wilayah Kota  Banjarmasin akan ditata agar lebih memiliki daya tarik, kata Kadis  Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Hesly Junianto,SH, Kamis.

Dipertahankan rumah lanting  berupa bangunan dari kayu mengapung diatas sungai itu merupakan usulan dari berbagai pihak termasuk untuk keunikan dan keanekaragaman objek wisata di ibukota Provinsi Kalsel itu.

Rumah lanting tidak pernah terkena banjir atau tenggelam karena pondasi terbuat dari bahan rakit kayu bulat atau log dan bisa juga bambu yang berlapis-lapis atau dibuatkan rakit batang kayu besar.

Rumah penduduk yang kini banyak berjejer di pinggiran sungai tersebut selalu terlihat bergerak-gerak terkena gelombang kapal yang lewat.

Menurut Hesly rumah lanting tersebut tersebut kalau ditata dengan rapi maka akan memiliki keunikan tersendiri bila dikaitkan dengan kepariwisataan.

Bahkan menurut Hesly ada usulan dari kalangan wisatawan sendiri agar dibuatkan rumah lanting itu secara refresentatif, kalau perlu dibuatkan rumah lanting yang bisa dijadikan untuk menginap wisatawan.

Karena wisatawan yang mengusulkan tersebut ingin sekali merasakan bagaimana enaknya tinggal di rumah lanting, saat tiduran dengan rumah yang selalu bergoyang-goyang terkena arus sungai atau gelombang air.

Menurut Hesly, memang ada rencana Pemko membuatkan rumah lanting itu sementara ini untuk warung souvenir (barang cenderamata) hanya saja lokasi yang tepat belum bisa ditentukan, karena warung terapung kuliner tersebut harus mudah dijangkau dari berbagai sudut kota, dan mudah dijangkau baik melalui jalur sungai maupun jalur darat.

Dalam kaitan mempertahankan rumah lanting  itupula Pemko Banjarmasin sudah mengajukan permohonan kepada Departemen Kepariwisataan di jakarta agar menyetujui pembangunan rumah lanting yang bisa dijadikan hotel.

Kalau pembangunan rumah lanting yang bisa dijadikan hotel itu terwujud maka akan menjadi ikon kepariwisataan Kalsel, apalagi Banjarmasin ini terkenal dengan pasar terapungnya. "Bisa jadi lokasi rumah lanting untuk penginapan wisatawan tersebut berdekatan dengan pasar terapung tersebut," katanya.(ANT)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkes: Terima Kasih atas Pengabdian Tulus Para Dokter...

Menkes: Terima Kasih atas Pengabdian Tulus Para Dokter...

Nasional
Ketum Golkar: Target Menang Pilkada 60 Persen, Langkah Awal Rebut Kejayaan 2024

Ketum Golkar: Target Menang Pilkada 60 Persen, Langkah Awal Rebut Kejayaan 2024

Nasional
Jokowi Ungkap Alasan RUU Cipta Kerja Dikebut di Tengah Pandemi

Jokowi Ungkap Alasan RUU Cipta Kerja Dikebut di Tengah Pandemi

Nasional
Ketum Golkar: UU Cipta Kerja Terobosan Historis Tanpa Paksaan Siapa Pun

Ketum Golkar: UU Cipta Kerja Terobosan Historis Tanpa Paksaan Siapa Pun

Nasional
Kasus Red Notice, Djoko Tjandra dan 2 Jenderal Polisi Jalani Sidang Perdana Selasa Pekan Depan

Kasus Red Notice, Djoko Tjandra dan 2 Jenderal Polisi Jalani Sidang Perdana Selasa Pekan Depan

Nasional
Ini Protokol Kesehatan Menonton Film di Bioskop DKI Saat PSBB Transisi

Ini Protokol Kesehatan Menonton Film di Bioskop DKI Saat PSBB Transisi

Nasional
Virolog: Vaksin Covid-19 Sulit Diterima Publik jika Belum Lolos Uji Klinis Fase 3

Virolog: Vaksin Covid-19 Sulit Diterima Publik jika Belum Lolos Uji Klinis Fase 3

Nasional
Mahfud: Dokter Harus Berpihak pada Kelangsungan Hidup Manusia

Mahfud: Dokter Harus Berpihak pada Kelangsungan Hidup Manusia

Nasional
Ini Lima Langkah Efektif Cegah Covid-19 di Pesantren dari Epidemiolog

Ini Lima Langkah Efektif Cegah Covid-19 di Pesantren dari Epidemiolog

Nasional
Di HUT IDI, Mahfud Tegaskan Penanganan Kesehatan dan Ekonomi Harus Bersamaan

Di HUT IDI, Mahfud Tegaskan Penanganan Kesehatan dan Ekonomi Harus Bersamaan

Nasional
Pusat Keramaian Sumedang Dipantau CCTV, Warga Tak Pakai Masker Langsung Ditindak

Pusat Keramaian Sumedang Dipantau CCTV, Warga Tak Pakai Masker Langsung Ditindak

Nasional
Tanpa Harus Keluar Rumah, Layanan BPJS Kesehatan Bisa Diakses lewat Pandawa

Tanpa Harus Keluar Rumah, Layanan BPJS Kesehatan Bisa Diakses lewat Pandawa

BrandzView
Ganjar Sebut Ada Kepala Daerah Sengaja Tak Tes Covid-19 agar Tetap di Zona Hijau

Ganjar Sebut Ada Kepala Daerah Sengaja Tak Tes Covid-19 agar Tetap di Zona Hijau

Nasional
HUT IDI, Presiden Jokowi Sebut Masyarakat Rasakan Ketangguhan Para Dokter Selama Pandemi

HUT IDI, Presiden Jokowi Sebut Masyarakat Rasakan Ketangguhan Para Dokter Selama Pandemi

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Paling Tinggi Jakarta dengan 1.062

UPDATE 24 Oktober: Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Paling Tinggi Jakarta dengan 1.062

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X