Badan Nasional Punya Kewenangan Baru

Kompas.com - 07/05/2008, 01:13 WIB

Jakarta, Kompas - Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie meresmikan penggantian nama Badan Koordinasi Nasional Penanganan Bencana menjadi Badan Nasional Penanggulangan Bencana di Jakarta, Selasa (6/5).

Badan nasional itu menjadi setingkat menteri dan mempunyai kewenangan baru dengan salah satu fungsi komando pada saat terjadi bencana.

”Selain memiliki kewenangan komando pada saat terjadi bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) nantinya bisa sedini mungkin menyampaikan ancaman bencana,” kata Aburizal.

Fungsi komando BNPB pada saat terjadi bencana itu terletak pada kewenangan memerintahkan setiap instansi atau departemen, termasuk militer, dalam upaya penanggulangan bencana secepat mungkin.


Aburizal juga menekankan agar fungsi lain BNPB pada saat tidak terjadi bencana juga dapat dijalankan, khususnya di tingkat wilayah provinsi, kabupaten, atau kota.

Sedini mungkin

BNPB daerah itu dapat menyampaikan ancaman bencana sedini mungkin, seperti adanya hutan terdegradasi yang memberikan ancaman banjir dan tanah longsor.

”Untuk itulah ketua BNPB dibebani tugas dan tanggung jawab membentuk BNPB daerah dalam waktu tiga bulan ke depan,” kata Aburizal.

Ketua BNPB Syamsul Ma’arif, yang sebelumnya menjabat Kepala Pelaksana Harian Badan Koordinasi Nasional Penanganan Bencana, seusai pelantikan dan peresmian BNPB mengatakan, penanggulangan bencana selama ini terjebak pada persoalan hilir.

”Ada perubahan penanggulangan bencana menjadi tidak sekadar penanganannya setelah terjadi bencana. Tetapi, BNPB memiliki tugas penelaahan faktor-faktor hulu yang mengakibatkan bencana,” kata Syamsul.

Dia mengatakan, targetnya dalam tiga bulan mendatang, sesuai yang disampaikan Aburizal, adalah membentuk BNPB daerah. Kemudian dijalankan penelaahan faktor-faktor hulu yang mengakibatkan bencana, terutama persoalan kerusakan hutan.

”Tetapi, kewenangan BNPB di daerah itu tidak sampai ke ranah hukum, seperti untuk penyelesaian pembalakan liar (illegal logging),” kata Syamsul. (NAW)

 

 



Editor

Terkini Lainnya

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Nasional
Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Nasional
Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Nasional
Jenguk Korban Kerusuhan 22 Mei, Waketum Demokrat Minta Pengusutan Tuntas

Jenguk Korban Kerusuhan 22 Mei, Waketum Demokrat Minta Pengusutan Tuntas

Nasional
Mudik 2019, Pemerintah Siapkan 6.047 Fasilitas Layanan Kesehatan

Mudik 2019, Pemerintah Siapkan 6.047 Fasilitas Layanan Kesehatan

Nasional
KPU Siapkan 20 Pengacara untuk Hadapi BPN Prabowo-Sandiaga di MK

KPU Siapkan 20 Pengacara untuk Hadapi BPN Prabowo-Sandiaga di MK

Nasional
Nasdem Klaim Raih Peningkatan Suara Terbanyak di Pileg 2019

Nasdem Klaim Raih Peningkatan Suara Terbanyak di Pileg 2019

Nasional
Mantan Hakim MK: Narasi Bambang Widjojanto Berbahaya Sekali

Mantan Hakim MK: Narasi Bambang Widjojanto Berbahaya Sekali

Nasional
Hoaks atau Fakta Sepekan: Seputar Kerusuhan 22 Mei, Isu Cacar Monyet hingga Tol Ambruk

Hoaks atau Fakta Sepekan: Seputar Kerusuhan 22 Mei, Isu Cacar Monyet hingga Tol Ambruk

Nasional
'Kalau Alat Bukti BPN Masih Seperti yang ke Bawaslu, Perkara di MK Akan Cepat Selesai'

"Kalau Alat Bukti BPN Masih Seperti yang ke Bawaslu, Perkara di MK Akan Cepat Selesai"

Nasional
Tim Hukum BPN Keluhkan Penutupan Jalan Ke MK, Ini Tanggapan Polri

Tim Hukum BPN Keluhkan Penutupan Jalan Ke MK, Ini Tanggapan Polri

Nasional
Kapolri Bentuk Tim Pencari Fakta Terkait Korban Kerusuhan 22 Mei

Kapolri Bentuk Tim Pencari Fakta Terkait Korban Kerusuhan 22 Mei

Nasional
Menurut Pakar, 51 Bukti yang Dibawa Tim Hukum Prabowo-Sandiaga ke MK Sangat Sedikit

Menurut Pakar, 51 Bukti yang Dibawa Tim Hukum Prabowo-Sandiaga ke MK Sangat Sedikit

Nasional
Polri Janji Tindak Anggota yang Langgar SOP Saat Kerusuhan 22 Mei

Polri Janji Tindak Anggota yang Langgar SOP Saat Kerusuhan 22 Mei

Nasional

Close Ads X