Jelang Imlek, Malaysia Periksa Bebek China

Kompas.com - 12/01/2008, 16:26 WIB
Editor


KUALA LUMPUR, SABTU - Menjelang perayaan tahun baru Imlek Februari, pemerintah Malaysia mengambil ancang-ancang untuk memeriksa seluruh produk makanan asal China, terutama bebek dan jeruk Mandarin.

Ismail Merican, Sekjen Kementerian Kesehatan Malaysia, Sabtu (12/1), mengatakan para pengawas kesehatan akan memeriksa apakah produk-produk makanan itu mengandung logam berat. Ia mengatakan makanan yang terkontaminasi akan dihancurkan atau dikembalikan. "Kami akan memberitahukan kepada para pejabat di negara bagian soal apa yang harus difokuskan," kata Merican.

Merican mengatakan para pejabat akan memeriksa semua makanan yang mengandung pestisida dan residu kimia, seperti jeruk Mandarin, bebek, ikan, rumput laut, madu dan sayur atau buah yang diawetkan.

Malaysia mengimpor bermacam-macam produk makanan dari China senilai 680 juta dolar per tahun. Pada 2007, China dipermalukan oleh laporan bahwa banyak produk makanannya mengandung zat berbahaya.

Tak hanya makanan, produk lain asal China seperti ban mobil hingga mainan juga dilaporkan mengandung bahan-bahan berbahaya. Akibatnya, jutaan produk ditarik lagi dari peredaran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.