Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Elite KMP Berkumpul Bahas Nasib Revisi UU Pilkada

Kompas.com - 21/05/2015, 15:24 WIB
Ihsanuddin

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com — Para tokoh elite Koalisi Merah Putih (KMP) melakukan pertemuan di Bakrie Tower, Jakarta, Rabu (21/5/2015) malam. Salah satu hal yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut ialah revisi tentang Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah.

Turut hadir Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Golkar Munas Bali Aburizal Bakrie, Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta Djan Faridz, dan sejumlah elite lain di KMP. Pada pertemuan itu, pimpinan DPR yang semuanya adalah elite KMP melaporkan situasi terkini terkait pembahasan revisi UU Pilkada.

"Dilaporkan oleh Pak Setya Novanto, Fadli Zon, Fahri Hamzah, dan Taufik Kurniawan bahwa dalam rapat konsultasi dengan Presiden dibicarakan itu dan DPR menunggu sikap resmi pemerintah," kata koordinator KMP Idrus Marham di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2014).

Saat ini, semua fraksi di DPR yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih mendukung revisi tersebut dilakukan untuk mengakomodasi Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan dalam pilkada. Adapun fraksi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat tak setuju dengan adanya revisi itu.

Idrus tetap yakin bahwa revisi UU tersebut akan gol di paripurna. "Ini soal ikhtiar di mana kita memperkuat peran-peran parpol melalui pilkada. Karena itu, kita berpikir dalam revisi jangan mulai dari kepentingan partai atau orang, tetapi melalui kepentingan daerah dan rakyat," ucap Sekjen Partai Golkar hasil Munas Bali tersebut.

Selain membahas isu terkini, Idrus mengatakan, pertemuan semalam menjadi momentum KMP untuk menjaga soliditas. Idrus mengklaim bahwa KMP masih tetap solid setelah terbentuk jelang pemilihan umum presiden tahun lalu. KMP akan terus menjadi mitra kritis bagi pemerintah. "KMP akan mendukung (pemerintah) sepanjang itu pro-rakyat," ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

SYL Ngaku Bayar Eks Jubir KPK Febri Diansyah Jadi Pengacara dengan Uang Pribadi

SYL Ngaku Bayar Eks Jubir KPK Febri Diansyah Jadi Pengacara dengan Uang Pribadi

Nasional
PDI-P Sebut Pemanggilan Hasto oleh Polda Metro Jaya Upaya Bungkam Suara Kritis

PDI-P Sebut Pemanggilan Hasto oleh Polda Metro Jaya Upaya Bungkam Suara Kritis

Nasional
Apresiasi Perwira Inovatif, Annual Pertamina Awards Ke-14 Resmi Dibuka

Apresiasi Perwira Inovatif, Annual Pertamina Awards Ke-14 Resmi Dibuka

Nasional
Bertanya ke Saksi, SYL Tegaskan Bagikan Sembako hingga Sewa Pesawat untuk Kepentingan Masyarakat

Bertanya ke Saksi, SYL Tegaskan Bagikan Sembako hingga Sewa Pesawat untuk Kepentingan Masyarakat

Nasional
162.961 Jemaah Haji Sudah Tiba di Arab Saudi, 36 Wafat

162.961 Jemaah Haji Sudah Tiba di Arab Saudi, 36 Wafat

Nasional
34 dari 37 WNI yang Berhaji Tanpa Visa Haji Dibebaskan dan Dipulangkan ke Tanah Air

34 dari 37 WNI yang Berhaji Tanpa Visa Haji Dibebaskan dan Dipulangkan ke Tanah Air

Nasional
KPU Akan Rapat Internal dan Konsultasi dengan DPR Usai MA Ubah Batas Usia Calon Kepala Daerah

KPU Akan Rapat Internal dan Konsultasi dengan DPR Usai MA Ubah Batas Usia Calon Kepala Daerah

Nasional
TNI Siap Dikirim ke Gaza untuk Operasi Perdamaian

TNI Siap Dikirim ke Gaza untuk Operasi Perdamaian

Nasional
Istri Terima Uang Rp 30 Juta Per Bulan dari Kementan, SYL: Ada Kegiatan Dharma Wanita

Istri Terima Uang Rp 30 Juta Per Bulan dari Kementan, SYL: Ada Kegiatan Dharma Wanita

Nasional
PN Jakpus Tak Berwenang Adili Gugatan soal Pencalonan Gibran, Pengacara Jokowi: Tak Terbukti Lawan Hukum

PN Jakpus Tak Berwenang Adili Gugatan soal Pencalonan Gibran, Pengacara Jokowi: Tak Terbukti Lawan Hukum

Nasional
Hasto Curiga Ada 'Orderan' di Balik Pemanggilannya ke Polda Metro Jaya

Hasto Curiga Ada "Orderan" di Balik Pemanggilannya ke Polda Metro Jaya

Nasional
Kata PP Muhammadiyah soal Jokowi Beri Izin Usaha Tambang untuk Ormas

Kata PP Muhammadiyah soal Jokowi Beri Izin Usaha Tambang untuk Ormas

Nasional
Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN Mundur, Jokowi: Pembangunan IKN Terus Lanjut

Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN Mundur, Jokowi: Pembangunan IKN Terus Lanjut

Nasional
Prabowo Bentuk Gugus Sinkronisasi, Hasto Singgung Rekomendasi Tim Transisi Era Jokowi

Prabowo Bentuk Gugus Sinkronisasi, Hasto Singgung Rekomendasi Tim Transisi Era Jokowi

Nasional
Jokowi Kunker ke Kalimantan Timur Usai Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN Mundur

Jokowi Kunker ke Kalimantan Timur Usai Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN Mundur

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com