Jumat, 21 November 2014

News / Sains

10 Video Ledakan Meteor Rusia Paling Top

Senin, 18 Februari 2013 | 20:08 WIB

Terkait

KOMPAS.com - Ledakan meteor yang dipicu oleh asteroid berukuran 17 meter yang memasuki Bumi terjadi di Rusia (15/2/2013) lalu. Ledakan tersebut tak disangka. Publik sebelumnya fokus pada asteroid berukuran 45 meter yang melintasi wilayah Indonesia Sabtu (16/2/2013), 2012 DA14.

Sejumlah kamera mengabadikan ledakan meteor terbesar dalam 104 tahun terakhir, setelah ledakan pada peristiwa di Tunguska pada tahun 1908 lalu. Tampak meteor sangat terang dalam video tersebut. Diketahui kemduian, kecerlangan meteor ini mencapai 4 kali purnama.

Diantara sekian video, ada 12 video paling top. Berikut videonya seperti dirangkum PC Mag.


Highway Dash Cam

Video ini menggambarkan saat meteor melesat di atmosfer.




Watching at the Spotlight

Dalam video tersebut, meteor melesat dalam sudut tertentu dari kiri ke kanan, terang benderang sebelum akhirnya menghilang.




Meteor Plus Shockwave = BOOM

Dalam video ini, perekamnya menunjukkan jejak asap meteor yang kemudian diketahui mencapai sepertiga panjang Pulau Jawa.




Eerie Delayed Shockwave

Video ini bisa memberikan penjelasan mengapa ledakan meteor ini menimbulkan dampak signifikan serta melukai ribuan orang. Video awalnya hanya menunjukkan kebisuan selama 30 detik, namun akhirnya diikuti ledakan.




Dashcam Compilation

Video ini adalah kompilasi dari video rekaman dashcam.



Russian Freak Out

Melihat video ini, Anda bisa memperoleh gambaran paniknya warga Rusia saat ledakan terjadi.



Cat's Eye View of the Meteor

Video ini diambil dengan kamera smartphone. Video menunjukkan jejak meteor saat melewati atmosfer.


Don't Flinch

Video ini menunjukkan saat-saat ledakan meteor menghancurkan bangunan di Rusia.



Shockwave, Caught Live on CCTV

Video ini menunjukkan saat-saat ledakan merusak ruangan dan mengakibatkan kepanikan, seperti direkam CCTV di tempat yang dimaksud.



Aftermath

Video ini menunjukkan kerusakan setelah ledakan meteor terjadi.

 


Penulis: Yunanto Wiji Utomo
Editor : yunan
Sumber: