Kamis, 18 September 2014

News / Regional

Menkopolhukam: Tak Ada Pembiaran di Papua

Jumat, 15 Juni 2012 | 20:13 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Hak Asasi Manusia, Djoko Suyanto menyatakan selama ini tak ada pembiaran terhadap sejumlah kasus penembakan dan kekerasan di Papua. Hal ini ia sampaikan dalam menanggapi sejumlah tanggapan pengamat maupun aktivis yang menyebut pemerintah dan aparat keamanan melakukan pembiaran sehingga kasus di Papua tak kunjung usai.

"Polri kan tidak bisa bertindak gegabah. Jadi kalau dengan kejadian hampir satu dua bulan terakhir, itu proses untuk mencari dan ketemu pelakunya. Itulah yang namanya proses penyelidikan, penyidikan sampai tertangkapnya seseorang. Jadi proses selama menuju ke situ, bukan berarti ada pembiaran. Saya menyesalkan disebut seolah ada pembiaran," kata Djoko di Jakarta, Jumat (15/6/2012).

Ia juga membantah sejumlah dugaan yang menyebut bahwa kasus kekerasan di Papua adalah buatan TNI dan Polri. "Saya kira itu tidak benar, yang menuduh seolah semua kejadian di Papua itu yang membuat adalah TNI dan Polri dan sebagainya. Masyarakat jangan mudah terprovokasi," tuturnya.

Saat ini memang, kata Djoko, situasi di Papua belum benar-benar pulih setelah diwarnai sejumlah aksi kekerasan. Oleh karena itu, kepolisian setempat tetap memantau situasi di beberapa daerah tempat terjadinya kasus penembakan.

"Jam malam tidak diberlakukan. Penjagaan yang lebih diintensifkan. Tapi bukan seolah menilai ini bahwa Papua kacau, ini hanya penjagaan untuk memberikan rasa aman pada masyarakat. Agar masyarakat merasa terlindungi," tandasnya.


Penulis: Maria Natalia
Editor : Aloysius Gonsaga Angi Ebo